Minggu, 10 Mei 2026

Kabinet Jokowi

Erick Thohir Bakal Jabat Menteri, Tagar GueBukanErick Jadi Trending Topic Twitter

Warganet alias netizen rupanya memperhatikan secara saksama penyusunan kabinet yang sedang berlangsung dalam dua hari terakhir.

Tayang:
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Erick Thohir seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). 

WARGANET alias netizen rupanya memperhatikan secara saksama penyusunan kabinet yang sedang berlangsung dalam dua hari terakhir.

Hal ini terlihat dari trending topic di media sosial Twitter sejak siang tadi.

Sindiran keras politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu terhadap Erick Thohir, bahkan mewarnai Trending Topic Indonesia beberapa jam yang lalu.

Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri Jokowi, Iwan Fals Bilang Langka

Tagar #GueBukanErick dan Tagar #BumnNotForErick masing masing bercokol di posisi ke-3 dan ke-4 pada Selasa (22/10/2019) sore tadi.

Dalam cuitannya, netizen aktif memosting tautan pemberitaan yang berisi pernyataan Adian Napitupulu saat ditanya mengenai kemungkinan ia menjadi menteri di Kabinet Jokowi-Maruf Amin.

"Erick sindir orang-orang yang tidak berkeringat ngebet masuk kabinet. Berasa banget paling berjasa buat Jokowi yaks? #GueBukanErick" tulis akun @abd_halim01.

Ini Nomenklatur Kementerian yang Bakal Berubah, Kementerian Pemuda dan Olahraga Jadi Badan Khusus

Akun lainnya mengunggah meme yang menyoroti latar belakang figur Erick Thohir yang dinilai rentan memiliki konflik kepentingan jika menduduki posisi menteri.

"Jadi khawatir jika demikian kenyataannya Indonesia merugi & rakyat sengsara kalo punya Menteri BUMN yg rentan kepentingan pribadi #GueBukanErick" tulis akun @zalolon.

"BUMN bukan cm cari keuntungan, tp jg utk kepentingan hajat hidup orang banyak."

Mabes Polri Akui Tito Karnavian Kemungkinan Bakal Dapat Jabatan Baru dari Jokowi

"Jd hrs diisi oleh orang2 yg professional yg tdk pnya kepentingan pribadi! #BUMNNotForErick" tulis akun @lucmanhakim11 seraya mengunggah gambar meme dengan tulisan menteri cukong penguasa Istana.

Tagar #GueBukanErick diikuti tagar #ErickNotForBumn selama tidak kurang dari 2 jam bercokol di posisi yang sama.

Namun, sekitar 2 jam yang lalu tagar Sri Mulyani dan Pak Bas juga mulai merangsek naik di trending topic indonesia.

Kelompok Penggagal Pelantikan Jokowi-Maruf Amin Sempat Berniat Lepas 8 Monyet di DPR dan Istana

Sebelumnya, Erick Thohir mengaku berat melepaskan posisinya di beberapa perusahaan, setelah ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi menteri.

Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin itu masih enggan menyebut akan menjadi menteri apa di Kabinet Kerja jilid ll.

Ia hanya membocorkan akan menjadi menteri di sektor ekonomi.

 Nomenklatur Sejumlah Kementerian akan Berubah, Wakil Menteri Bakal Bertambah

"Saya lebih banyak di ekonomi," ucap Erick Thohir seusai bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Pendiri Mahaka Group itu merasa berat meninggalkan pekerjaannya di bidang bisnis olahraha maupun media.

Menurutnya, pengunduran diri di beberapa perusahaan harus dilakukan untuk menghindarkan konflik kepentingan ke depannya.

 Eggi Sudjana Harus Berurusan dengan Polisi Lagi karena Tukang Pijitnya Diduga Merakit Bom

"Memang cukup berat bagi saya, secara pribadi karena pada saat Asian Games berhenti total hampir 2 tahun 8 bulan," ujar Erick Thohir.

"Kemarin juga harus lagi (berhenti sejenak) ada kerjaan lain, saya rasa sudah hampir 3 tahun lebih."

"Sekarang baru 2 atau 3 bulan kembali normal (bekerja lagi) , ya mungkin itu rahasia Allah," sambung Erick Thohir.

 Jelang Pengumuman Kabinet, Staf Istana Hilir Mudik Bawa Masuk Kemeja Putih

Erick Thohir sempat mengatakan bakal menolak kursi menteri.

Dia mengaku membantu pemenangan Jokowi-Maruf Amin dengan ikhlas.

"Insya Allah enggak, saya enggak tertarik dalam kabinet, saya pengusaha," ujar Erick Thohir Thohir di Jakarta, Jumat (29/3/2019) lalu.

 Relawan Ungkap Cuma Gerindra Partai di Luar Koalisi Jokowi-Maruf Amin yang Bakal Masuk Kabinet

Erick Thohir mengaku ingin segera kembali ke dunia usaha yang telah membesarkan namanya.

Keinginan kembali ke dunia usaha juga didorong karena alasan keluarga.

Mantan direktur utama Inter Milan ini mengaku kerap meninggalkan keluarga saat akhir pekan tiba selama tiga tahun belakangan.

 Datang ke Istana Pakai Kemeja Putih, Mahfud MD: Saya Dipanggil Presiden

Hal itu, katanya, karena kesibukan mengurusi Asian Games, debat, hingga Pilpres.

"Setelah April, Pak Jokowi terpilih kembali, saya juga punya kesempatan balik ke keluarga," paparnya kala itu.

Erick Thohir mengaku memiliki jalan lain untuk memberikan kontribusi kepada negara.

 Bos Go-Jek Nadiem Makarim Sambangi Istana Jelang Pengumuman Kabinet, Jusuf Kalla Sempat Tak Setuju

Dia mengatakan, posisinya sebagai pengusaha berpotensi untuk menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat.

"Karena saya rasa saya punya keahlian yang lain, yang namanya pengusaha itu juga saya kontribusi buat negara, mengibarkan bendera di luar negeri," bebernya.

Sementara, Adian Napitupulu sebelumnya menolak tawaran menjadi menteri oleh Presiden Jokowi.

Aktivis 98 itu merasa dirinya lebih bermanfaat di luar pemerintahan. 

 Jelang Pengumuman Kabinet, Staf Istana Hilir Mudik Bawa Masuk Kemeja Putih

 "Gue udah bilang dan enggak akan menarik kata-kata gue. Kenapa? Karena gue bukan Erick Thohir."

"Kalau Erick Thohir kemarin bilang tidak, sekarang bilang iya. Kalau gue, tidak ya tidak," tegasnya, saat menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (20/10/2019) malam.

"Gue sadar kemampuan gue. Pertama, gue ini tidak punya disiplin birokrasi, bisa dibilang setengah orang bebas."

 Relawan Ungkap Cuma Gerindra Partai di Luar Koalisi Jokowi-Maruf Amin yang Bakal Masuk Kabinet

"Begitu dimasukkan ke dalam kementerian yang penuh birokrasi, gue terbelenggu," imbuhnya.

Adian Napitupulu mengungkapkan, Jokowi pernah menanyakan kesediaannya membantu di kabinet.

Tetapi, pembicaraan saat itu belum membahas posisi apa yang mungkin diisinya.

 Datang ke Istana Pakai Kemeja Putih, Mahfud MD: Saya Dipanggil Presiden

"Dia (Jokowi) cuma bilang, saya butuh menteri pemberani dan eksekutor, Mas Adian pemberani, Mas Adian eksekutor."

"Gue bilang ampun, Pak, 1000x ampun, saya merasa lebih bermanfaat di luar membantu Bapak."

"Bagaimana pun juga saya menyadari kemampuan diri saya, itu yang gue bilang," ungkapnya.

 Bos Go-Jek Nadiem Makarim Sambangi Istana Jelang Pengumuman Kabinet, Jusuf Kalla Sempat Tak Setuju

Sebelumnya, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu mengaku sempat ditawari jabatan menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada kabinet mendatang.

Tawaran tersebut diberikan saat Adian Napitupulu dipanggil Jokowi pada 13 Agustus 2019 lalu.

Namun, Adian Napitupulu mengaku menolak tawaran Jokowi.

 KPK Selamatkan Rp 28,7 Triliun Uang Negara, Paling Banyak dari DKI Jakarta

Adian Napitupulu merasa dia tidak memliki bakat menduduki posisi menteri. "

Sudah (bertemu Jokowi), diminta jadi menteri."

"Saya empat kali bilang, 'ampun Pak Presiden saya tidak punya talenta jadi birokrat, saya tidak punya talenta jadi menteri'," ungkapnya saat ditemui di Denpasar, Bali, Sabtu (21/9/3019).

 Kesimpulan ICW: Pemerintah dan DPR Dendam Sehingga Kebut Revisi UU KPK dalam Dua Minggu

Namun dalam pertemuan tersebut, Adian Napitupulu mengaku belum sampai membahas ditawari posisi menteri apa.

Ia juga mengaku mendukung Jokowi bukan untuk sekadar mengejar jabatan, tapi lebih karena ingin Indonesia lebih baik.

"Belum bicara posisi (menteri). Saya berjuang habis-habisan buat Jokowi tidak untuk jabatan, tapi untuk Indonesia lebih baik, itu saja."

 JANGAN Nekat! Penyerobot Jalur Sepeda Bakal Didenda Rp 500 Ribu!

"Jadi saya tidak mengejar jabatan," katanya.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, di tengah ramainya isu susunan kabinet periode 2019-2024, anggota Komisi VII DPR Adian Napitupulu dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/8/2019) pagi.

Kedatangan mantan aktivis 1998 itu tak terpantau awak media yang biasa bertugas meliput di Istana.

Namun, kedatangan pria bernama lengkap Adian Yunus Yusak Napitupulu itu dibenarkan oleh salah satu staf-nya di DPR, Musyafaur Rahman.

 Daftar Susunan Kabinet Jokowi-Maruf Amin Beredar! Susi Pudjiastuti Gantikan Luhut Panjaitan

"Iya benar, tadi Bang Adian ke Istana sekitar pukul 10.00 pagi," ujarnya, saat dikonfirmasi Wartakotalive via sambungan telepon, Selasa sore.

Adian Napitupulu, katanya, bertemu Jokowi setelah sebelumnya menerima kedatangan Ketua DPR Bambang Soesatyo.  

Namun, Musyafaur Rahman tak tahu apa pembicaraan empat mata antara Adian Napitupulu dengan Presiden Jokowi.

 Kronologi Polisi Papua Gugur Setelah Disandera KKB, Korban Diseret ke Semak-semak

"Belum ketemu juga (dengan Adian Napitupulu). Nanti kalau ketemu coba saya tanyakan," ucapnya. (CC)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved