Selasa, 28 April 2026

Kabinet Kerja Jilid II

Ini Keunggulan 3 Profesional Muda yang Dipanggil Presiden Jokowi

Ini Keunggulan 3 Profesional Muda yang Dipanggil Presiden Jokowi. Simak selengkapnya.

TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Pendiri dan CEO Go-Jek Nadiem Makarim datang ke Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019), jelang pengumuman kabinet. 

TIGA profesional muda dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Presiden, Senin (21/10/2019).

Tiga profesional muda yang mempunya track record mumpuni di bidangnya masing-masing dipanggil Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

CEO Gojek Indonesia, Nadiem Makarim lebih dulu menghadap Presiden pada pukul 10.00 WIB, sementara founder dan chairman PT Mahaka Group, Erick Thohir serta Wishnutama Kusubandio, profesional di media televisi, dipanggil pada pukul, 10.30 WIB.

Tak Hanya Orasi, Para Mahasiswa Juga Sindir Jokowi Dengan Lagu di Monas

Namun, ketiga tokoh muda yang dinilai layak untuk membantu tugas presiden dan wakil presiden di periode 2019-2024 menolak mengungkapkan isi pertemuan tersebut.

Menurut beberapa pakar dan pengamat politik, serta ekonomi yang pernah dihubungi, ketiga profesional tersebut punya kapasitas untuk mewujudkan lima program prioritas yang dicanangkan Jokowi di periode keduanya ini.

Menurut ekonom UN, Fitra Faisal, Indonesia memiliki banyak calon potensial dari kalangan muda yang bisa melahirkan terobosan dalam membantu mengatasi tantangan jangka pendek yang dihadapi Indonesia di bidang ekonomi.

Laura Basuki Menantikan Film Susi Susanti: Love All Diputar Perdana di Seluruh Bioskop Indonesia

"Salah satunya, Nadiem Makarim. Dengan kredibilitas Nadiem dalam membangun Gojek, perusahaan rintisan yang dibangun satu dekade lalu dan kini telah menjadi Decacorn, atau punya valuasi di atas US$ 10 miliar, dirinya bisa diberi kepercayaan untuk beberapa bidang karena kemampuan eksekusi yang mumpuni.," jelasnya.

Ia menambahkan, Nadiem bisa diberikan kepercayaan untuk menangani bidang investasi, digital, ataupun bidang pendidikan.

Kelompok Ini Siapkan Ketapel Berpeluru Gotri dan Bom Bola Karet untuk Gagalkan Pelantikan Presiden

"Tapi yang saya ingin tekankan, adalah bagaimana digitalisasi menjadi tuntutan dunia saat ini. Semua bidang akan terkait dengan digitalisasi dan juga tehnologi, makanya digital sangat penting. Menurut saya, Nadiem punya kapasitas dalam hal itu," jelas Fitra Faisal.

Sementara itu, Direktur Suropati Syndicate, M Shujahri, mengomentari bahwa Erick Thohir masuk kategori sangat layak untuk mewakili kalangan profesional di kabinet kedua Jokowi.

"Selain profesionalisme dalam menjalankan tugas, integritasnya sudah terbukti selama ini," ujarnya.

Bahkan, menurut Shujari, dengan modal dan kredibilitas kerja yang sudah terbukti, Erick layak mengisi salah satu pos kementerian strategis yang menjadi kunci dalam mewujudkan lima program prioritas pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin selama 2019-2024.

August Parengkuan Wafat, Lilik Oetama: Beliau Berjasa di Kompas Gramedia

"Mengaca dari periode sebelumnya, meskipun memiliki banyak pakar atau tenaga ahli, namun problem di kementerian-kementerian strategis justru terletak pada tidak adanya manajeman yang profesional dan kurang berintegritas. Oleh sebab itu, kalangan profesional seperti Erick Thohir dibutuhkan sebagai eksekutor," lanjutnya.

Sedangkan, anggota Senate Indonesia Marketing Association, Fritzs Simandjuntak, menyatakan kepabilitas Wishnutama sebagai seorang profesional di industri media televisi yang result oriented dibutuhkan untuk mengisi pos kementerian yang lebih dinamis, fleksibel, dan berorientasi pada hasil demi mengatasi tantangan jangka pendek di bidang ekonomi.

"Bidang pariwisata sebagai sumber devisa non migas Indonesia masih memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan. Terobosan-terobosan untuk menaikkan nilai tambah pariwisata Indonesia secara ekonomi hanya bisa dihasilkan oleh tokoh-tokoh muda yang kreatif, penuh inovatif, dan orientasi pada hasil yang langsung nyata dirasakan," tambahnya.

Karyawan PT Pos Indonesia Laporkan Dugaan Penggelapan Koperasi, Kerugian Capai Rp 2,7 Miliar

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved