Liga 1
Ini Kata Eduardo Almeida Soal Kekalahan Semen Padang FC
Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, sedang dalam rasa penyesalan, setelah timnya dikalahkan Madura United.
Rangkaian laga tanpa kekalahan tim Semen Padang FC akhirnya terhenti di tangan Madura United, Minggu (20/10/2019).
Bermain di Glora Haji Agus Salim, Padang, skuad berjuluk Kabau Sirah ini takluk dngan skor 1-2.
Pelatih Kepala Semen Padang FC, Eduardo Almeida mengatakan bahwa pertandingan pada Minggu sore tadi memang cukup berat.
Namun yang membuat Eduardo Almeida sedih, timnya sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk gol.
"Tapi sedikit bermasalah dengan finishing. Dan, sedikit ada kelengahan pada pertahanan hingga tidak bisa memenangkan pertandingan hari ini," kata Eduardo Almeida, sebagaimana dikutip Tribun Padang.
Kabau Sirah tertinggal 0-1 saat babak pertama berakhir, setelah Aleksandar Rakic mencetak gol bagi Laskar Sapi Kerrab di menit 22.
Pada babak kedua, Eduardo memasukkan Mariando Djonak Uropmabin, untuk menggantikan Irsyad Maulana.
Kemudian dia memasukkan Vendry Mofu pada menit ke 61 untuk manggantikan Yu Hyun Koo.
Kedua pemain tersebut memberikan kemenangan bagi Semen Padang pada empat hari lalu, lewat gol di babak kedua.
Tampaknya Eduardo ingin mengulangi kesuksesan waktu mereka bertandang ke Stadion Patriot Chadrabhaga, untuk melawan Persija Jakarta.
Pada menit ke 75, Eduardo menggantikan Roni Rosadi dengan Marko Kabiay.
Pada babak kedua tim Kabau Sirah, julukan Semen Padang FC itu mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Sebelumnya, sejumlah peluang didapatkan oleh Semen Padang FC.
Di antaranya, peluang pada menit 48 lewat penyerang Semen Padang FC, Vanderlei Fransisco dengan sundulan.
Namun, bola masih melebar pada sebelah kiri kiper Madura United, M Ridho.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pelatih-semen-padang.jpg)