Benarkah CEO Perempuan sangat Baik untuk Bisnis Perusahaan?
CEO atau Chief Financial Officer (CFO) perempuan kerap kali lebih menguntungkan serta memiliki kinerja harga saham yang lebih baik.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Terdapat lebih banyak bukti yang menunjukkan, menempatkan perempuan dalam peran kepemimpinan puncak perusahaan baik untuk bisnis.
Seperti dikutip dari CNN, Kamis (17/10/2019), yang dilansir Kompas.com, sebuah studi terbaru dari S&P Global Market Intelligence menyebutkan, perusahaan publik dengan Chief Executive Officer (CEO) atau Chief Financial Officer (CFO) perempuan kerap kali lebih menguntungkan serta memiliki kinerja harga saham yang lebih baik dibanding perusahaan dengan pimpinan laki-laki.
Sebagai infromasi, studi tersebut menggunakan data CEO dan CFO yang baru ditunjuk dalam perusahaan-perusahaan di indeks Russel 3000 di bursa AS dalam 17 tahun belakangan.
Secara keseluruhan, dalam kurun waktu tersebut terdapat 6.825 penunjukan pemimpin baru dengan 578 di antaranya perempuan.
Dua tahun setelah menunjuk CEO perempuan, perusahaan bakal dipandang oleh investor menjadi tidak terlalu berisiko.
Perusahaan pun jadi menemukan momentum baru dalam harga saham mereka.
Di sisi lain, sebuah perusahaan dengan CFO perempuan juga dipandang oleh investor menjadi lebih tidak berisiko, sekaligus lebih mudak mencetak untung.
• Sultan Mah Kalah, Daftar Belanja Miliader Dunia: Mulai dari Mobil Hingga Jet Tempur MiG-29
Jika dilihat dalam periode 17 tahun, studi tersebut menemukan bahwa para CFO perempuan selama masa jabatannya bisa mencetak laba kotor gabungan yang lebih besar dibandingkan dengan rata-rata laba yang dicetak oleh perusahaan di sektor yang sama.
Contohnya, salah satu perusahaan dengan CFO perusahaan bisa mencetak laba sebesar 208,6 juta dollar AS dalam sebuah kuartal tertentu.
Angka tersebut 33 juta dollar AS lebih tinggi dari rata-rata laba perusahaan di sketor yang sama yang sebesar 175,7 juta dollar AS.
Pasang Standar Kinerja Lebih Tinggi untuk Perempuan
Para peneliti S&P menyatakan perusahaan memiliki kecenderungan menerapkan standar yang lebih tinggi dalam memilih CEO dan CFO perempuan sebelum mempekerjakan mereka.
Dengan kata lain, perusahaan cenderung lebih sering menunjuk laki-laki, meski mereka tidak memiliki kompetensi yang setara dengan kandidat perempuan.
"Tingginya rasio eksekutif laki-laki dan perempuan dalam posisi C-suite (jajaran pemimpinan) mendukung premis ini. Menjadi lebih selektif dengan perempuan yang ditunjuk berarti dewan direksi cenderung melewati perempuan yang lebih berkualitas demi laki-laki yang kurang berkualitas," jelas riset tersebut.
• Sisi Lain Rumah Tangga Orang Terkaya di Dunia, Warren Buffet Dijodohkan oleh Istri Pertamanya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul CEO Perempuan Lebih Menguntungkan Bagi Perusahaan, Mengapa?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bisnis-animasi_7896.jpg)