Otomotif
FAKTA Penggunaan Busi Racing di Motor Standar untuk Harian, Ini Dampak Buruknya
Banyak pengendara motor pilih busi racing atau busi balap untuk harian, namun ada dampak buruk penggunaan busi racing untuk harian.
Salah satu contoh terjadinya misfiring yang paling terlihat yaitu knalpot 'nembak' dan akhirnya terjadi detonasi atau 'knocking.'
Hal tersebut dapat diperburuk apabila mesin sering digunakan untuk jarak dekat dengan ritme stop & go.
Jika dirasa busi standar yang dipakai kurang mumpuni, Diko mengatakan pilihlah busi dengan bahan yang bagus.
Cirinya yakni cari busi yang memiliki titik leleh yang tinggi dengan konduktivitas listrik yang baik.
“Pilih elektroda yang mampu menciptakan percikan listrik lebih fokus untuk menghasilkan efek pertumbuhan api yang cepat membesar sehingga menghasilkan ledakan energi yang lebih tinggi,” katanya.
Dampak Buruk Salah Pilih Busi Motor
Ada dampak buruk jika salah memilih busi motor, salah satunya yakni jika salah pilih busi mesin motor jadi panas atau overheat.
Lalu, bagaimana cara memilih busi motor yang benar? Seperti apa ciri dan tipe busi motor standar yang bagus untuk motor anda?
Simak risiko buruk jika salah memilih busi motor.
Busi adalah komponen penting pada siklus pembakaran mesin berbahan bakar bensin.
Penggunaan tipe busi yang tidak tepat akan mengakibatkan penurunan kinerja mesin.
Tiap pabrikan sepeda motor mempunyai standar busi yang disarankan.
Sehingga kalau ingin mengganti busi dengan merek lain, pastikan panjang ulirnya sama karena kalau tidak akan mengganggu pengapian.
AW Wicaksana, Marketing dan Managemen Merek PT NGK Busi Indonesia, mengatakan, jangan terkecoh busi dengan lebar ulir yang serupa, karena belum tentu memiliki fitur dan spesifikasi yang sama.
"Serupa tapi tak sama. Kalau ujung busi terlalu pendek akan terjadi penumpukan karbon.