Persija Jakarta
Persija Jakarta Lulus Lisensi AFC, Mendapat Status Granted
Enam klub peserta Liga 1 2019 mendapat status granted dari AFC, sehingga mereka bisa berkompetisi di koempetisi Asia pada musim depan.
Enam klub Liga 1 lulus proses lisensi dari Asian Football Confederation (AFC), sehingga mereka menapat status granted dari Konfederasi Sepak Bola Asia tersebut.
Salah satu dari enam klub tersebut adalah Persija Jakarta.
Status granted dari AFC tersebut berarti bahwa Persija Jakarta sudah memenuhi standar klub profesional yang ditetapkan AFC.
Dengan begitu, Persija boleh bermain di kompetisi Asia, yang diselenggarakan oleh AFC pada musim depan.
Lulus bersyarat
Sebagaimana diwartakan Liga Indonesia, lima klub lainnya yang juga mendapat status granted adalah Arema FC, Persebaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan PSM Makassar.
Sementara klub yang mendapatkan status granted with sanction ialah Bali United FC dan Bhayangkara FC.
Kedua klub ini diberikan waktu untuk memperbaiki data yang dikumpulkan, sampai sebelum bergulirnya musim kompetisi AFC 2020.
Menurut laman Liga Indonesia, dari 14 klub peserta kompetisi Liga 1 2019 yang mengikuti proses lisensi ini, delapan klub tidak lolos.
“Harapannya, dengan adanya standar ini, klub sepak bola profesional di Indonesia memiliki referensi untuk standar kualitas manajemen klub yang selalu menjadi prioritas dalam pengembangan sepak bola modern baik dari AFC maupun PSSI,” ujar Timmy Setiawan, Chairperson Club Licensing Committee.
Kriteria
Ada lima kriteria penilaian yang dievaluasi pada AFC Club Licensing 2019, yakni sporting, infrastructure, personnel & administration, legal, dan finance.
Sebagaimana dilansir laman AFC, kriteria sporting antara lain, klub memiliki akademi utuk membina pemain muda yang akan menyuplai pemain untuk tim senior. Selain itu, klub memiliki pelatih yang sudah emmegang lisensi internasional.
Sementar kriteria infrastucture antara lain soal stadion yang sesuai standar FIFA. Stadion itu juga aman dan nyaman bagi penonton.
Kriteria ini juga menyebutkan soal fasilitas latihan yang sesuai standar, dan klub memiliki sekretariat di alamat yang jelas.
Kriteria personnel & administration mewajibkan klub dikelola secara profesional, oleh orang-orang yang berpengalaman di bidang manajemen klub dan penyelenggaraan pertandingan.
Kriteria ini juga menyebutkan bahwa sebuah klub harus memiliki media officer. Selain membuat publikasi tentang tim dan klub, salah satu bidang pekerjaannya adalah berhubungan dengan media officer AFC.
Tahun ini terdapat 16 klub Shopee Liga 1 2019 yang berpartisipasi di kegiatan Club Licensing. Terdapat tiga kategori dalam penentuannya, yaitu: granted, granted with sanction, dan rejected.
Dari proses verifikasi yang sudah dilalui, terdapat enam klub yang mendapatkan status granted, dua klub mendapatkan status granted with sanction, dan delapan klub mendapatkan status rejected.
Membaik
Pencapaian tahun ini terhitung lebih bagus ketimbang tahun sebelumnya. Patut diketahui, tahun lalu hanya tiga klub yang mendapatkan status granted.
Tahun ini muncul fakta menarik selama proses verifikasi. Di antaranya adanya perkembangan signifikan dari beberapa klub besar, seperti Madura United, Persebaya, Persela Lamongan dan PSIS Semarang. Mereka terbilang jauh lebih bagus ketimbang tahun lalu.
“Mewakili teman-teman club licensing department, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan Club Licensing Officer Liga 1, yang telah bekerja keras untuk menjadi bagian pertumbuhan sepak bola nasional yang kita banggakan,” ujar Yulius Amos, Club Licensing Manager.
Sementara itu, club licensing department masih memiliki pekerjaan rumah. Di antaranya, segera menyelesaikan sosialisasi lisensi nasional liga 1, dan persiapan regulasi lisensi nasional di liga 2.
Termasuk perumusan aspek bisnis yang mulai diterapkan di beberapa federasi negara di Asia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-bendera-afc.jpg)