Jumat, 29 Mei 2026

Terorisme

Ini Kata Tetangga Terduga Teroris Bekasi: Ditegur Malah Buang Muka

Terduga teroris itu baru tinggal selama dua bulan terakhir bersama istri dan dua anaknya.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Lokasi penangkapan pria oleh Densus 88, tak jauh dari lokasi penggeledahan rumah terduga teroris di Tambun, Minggu (13/10/2019). Nampak seorang pria dibawa Densus 88 ke dalam mobil. 

"Kita kan tanya itu kenapa nangis sampai kejer gitu kan. Tapi malah enggak dijawab dicuekin gitu aja," ucap dia.

Tim Densus 88 Tangkap Seorang Pria Saat Geledah Rumah Terduga Teroris Terkait Penusukan Wiranto

Kusumiyati mengaku terakhir bertemu tersangka sekitar seminggu yang lalu, ketika itu dia sedang membawa mobil bak terbuka.

"Disangka saya itu mobil abis jualan apa gitu, enggak tahunya bukan. Dia jawab buat pindahan mau pindah ke Lampung," paparnya.

Temuan Penggeledahan

Tim Densus 88 Mabes Polri melalukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris NAS (45) di Kampung Rawa Kalong, RT 02 RW 04, Nomor 88, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (13/10/2019).

DENSUS 88 Tangkap Seorang Pria Tak Jauh dari Lokasi Penggeledahan Rumah Terduga Teroris di Tambun

Hampir dua jam Tim Densus 88 bersama Aparat Polres Metro Bekasi melakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersebut.

Dari dalam rumah kontrakan terduga teroris NAS itu ditemukan 15 barang bukti mulai dari buku bacaan, kabel hingga paku.

Barang buktu itu digelar di teras rumah kontrakan tersebut.

"Iya betul ada beberapa barang bukti yang diamankan Tim Densus 88 dari rumah kontrakan NAS," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara kepada Warta Kota, Minggu (13/10/2019).

Bekasi Jadi Sarang Teroris, Kapolrestro Bekasi: Aktifkan Lagi Wajib Lapor 1x24 Jam

Barang bukti mulai dari buku panduan jihad, Khilafatul Muslimin, satu kardus berkas data Khilafatul Muslimin, satu buku berjudul Dilema PKS, 8 buah buku Dabiq atau buku ISIS, dua buang gunting, dua kabel Jex Sound, satu plastik paku serta paku baja, satu lakban warna bening.

Kemudian satu Kartu Keluarga (KK) milik terduga teroris NAS, buku berjudul Tiada Khilafah Tanpa Tauhid dan Jihad, satu plastik tatitis warna putih, data Khilafatul Muslimin, dan satu logo bordir Khilafatul Muslimin.

"Tadi selain barang bukti itu, Densus 88 juga amankan seorang pria berinisal H (20) untuk pemeriksaan lebih lanjut. Keterkaitannya apa saya belum tahu, nanti biar Mabes Polri yang jelaskan," kata Candra.

Candra menjelaskan, NAS telah ditangkap terlebih dahulu seusai menyerahkan diri ke Kantor Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, tanpa perlawanan.

Rumah Terduga Teroris di Tambun Bekasi Digeledah, Polisi Temukan Buku Jihad, Khilafah dan Buku ISIS

Terduga teroris itu masuk dalam kelompok Abu Zee dan Abu Rara pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.

Kemudian terduga teroris juga telah berbai'at kepada Abu Bakar Al-Bagdadi (ISIS).

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved