Kamis, 28 Mei 2026

Sejarah

Bukan Hanya Yahudi, Ini 5 Kaum yang Menjadi Korban Kebengisan Hitler

Kekejaman Hitler bukan hanya ditujukan kepada kaum Yahudi. Bangsa lain hingga bangsa Jerman sendiri menjadi korban kebengisan Hitler.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany |
Kompas.com
Pemimpin Nazi Adolf Hitler 

PIMPINAN  Nazi Adolf Hitler menjadi orang paling bertangung jawab terhadap pembunuhan masal terkejam abad 20.

Bukan hanya membunuh kaum Yahudi, ternyata selama kepimimpinannya Hitler juga membunuh dan menyiksa kelompok-kelompok lainnya di Jerman dan Eropa.

Berikut Wartakotalive.com rangkum 4 korban kebengisan Hitler selain kaum Yahudi

VIDEO: Viral, Momen Politisi PDI-P Arteria Dahlan Kena Skak Najwa Shihab Saat Jeda Iklan Mata Najwa

1. Membunuh 25 Juta Warga Uni Soviet

Pemimpin Nazi, Adolf Hitler sedang memeriksa pasukan elite SS didampingi orang kepercayaannya sekaligus pemimpin SS, Heinrich Himmler.(Getty/Independent)
Pemimpin Nazi, Adolf Hitler sedang memeriksa pasukan elite SS didampingi orang kepercayaannya sekaligus pemimpin SS, Heinrich Himmler.(Getty/Independent) (Kompas.com)

Harga Rp 1 Jutaan, Xiaomi Redmi 8 Resmi Meluncur dengan Baterai Jumbo 5.000 mAh dan Duo Kamera

Jerman mulai menginvasi Uni Soviet dari Juni 1941. Ini menjadi awal dari Holocaust yang dilakukan oleh Nazi dan Hitler.

Dikutip dari buku tulisan Chris Mcnab saat sampai di Kiev, Ukrania, pasukan Nazi membunuh 33.771 masyarakat. Kejadian itu terjadi pada September 1942. Para korban dibunuh hanya dalam waktu dua hari.

Perang ini bukan hanya bertujuan membunuh karena ras, tetapi juga membunuh karena perbedaan ideologi.

Selama perang, sebanyak 25 juta warga Soviet meninggal 1,1 juta di antaranya merupakan warga Yahudi.

2. Menculik Anak-anak Asing

Photo by ullstein bild/ullstein bild via Getty Images
Photo by ullstein bild/ullstein bild via Getty Images (history.com)

Dua Orang yang Menolong Jadi Tersangka Kasus Kematian Advokat Walhi Sumut Golfrid Siregar

Di era kepemimpinan Hitler, Jerman sempat mengeluarkan kebijakan yang tidak masuk akal. Di program bernama Lebensorn mereka menculik anak-anak asing dari negara-negara jajahan untuk dijermankan .

Mereka diculik karena dianggap memiliki darah murni arya sehingga memiliki nial rasial yang tinggi.

Setelah pendudukan Polandia, negara-negara Baltik dan Uni Soviet agen-agen RuSHA Himmler disebar ke seluruh daerah jajahan untuk mencari anak-anak yang secara fisik cocok dengan idealnya bangsa Arya.

Yakni rambut pirang, mata biru dan fisik yang kuat.

Anak-anak ini diculik dari orantuanya dan dikirim ke kamp konsentrasi.

Diperkirakan ada 100 ribu anak-anak Polandia diculik dan puluhan ribu dari negara-negara Soviet.

SIMAK Alasan Najwa Shihab Tak Berhijab, Hingga Reaksi Yenny Wahid Bahas Sosok Quraish Shihab

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved