Tak Punya Septic Tank, Warga Tanjung Duren Buang Kotoran Langsung ke Kali
Warga RT 15/07 Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, tak memiliki septic tank sehingga membuang kotoran langsung ke Kali Sekretaris.
Penulis: Joko Supriyanto |
Puluhan tahun warga wilayah RT 15/07 Kelurahan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, tak memiliki septic tank sehingga membuang kotoan langsung ke kali Sekretaris.
Walau kondisi seperti ini sudah dianggap biasa, sebenarnya warga berharap ada bantuan pembuatan septic tank di lingkungan wilayahnya.
Umumnya warga sekitar sudah memiliki jamban.
Namun jamban berukuran 2x2 meter ini terbilang tak sehat, karena tak dilengkapi dengan septic tank.,
Kotoran manusia pun langsung dibuang ke kali yang ada di samping melalui saluran berupa peralon.
Atas kondisi ini Pemerintah Kota Jakarta Barat berupaya segera membangun septic tank warga ini, meskipun rencana pembuatan septic tank ini sudah di ajukan, dan menunggu realisasi anggaran pada tahun 2020.
Ketua RT 15 RW 07 Gg Sekretaris, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, M. Sitanggang mengatakan rencana penataan sudah pernah di ajukan sekitar 21 rumah pembuatan septic tank.
"Jadi itu khusus septic tank aja kalo jamban setiap rumah sudah ada. Cuma pembuangan saja yang langsung ke kali," kata M Sitanggang, Senin (7/10/2019).
Menurutnya, ketidak tersediaan septic tank di wilayahnya karena terkendala tempat, apalagi pemukiman ini merupakan pemukiman yang cukup padat, sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan pembuatan septic tank.
"Jadi emang kendala pada tempat. Jadi sudah 30 tahun kita tinggal di sini itu memang tidak punya septic tank, tapi kita ada 2 wc umum yang sudah dilengkapi septic tank," ujarnya.
Sementara itu beberapa warga, Yuni mengatakan meski dirinya hanya mengontrak ia juga berharap agar segera dibuatkan septic tank, pasalnya kondisi kali semakin hari, semakin menimbulkan bau tak sedap, apalagi warga buang air langsung ke kali.
"Ya kita pengennya kalo emang mau di bangun septic tank ya lebih bagus. Kan emang kondisi ini sudah dari dulu, kita gak punya septic tank walau punya jamban," kata Yuni.
Jika nantinya warga dibebankan biaya perawatan ia mengaku tak mempermasalahkan hal itu. Terpenting lingkungan sekitar tetap sehat.
"Kalo cuma dibebani biaya perawatan kita ngak masalah keluarin duit," ujarnya.
Bangun 2 Septictank
Menyikapi hal ini beberapa petugas dari Kelurahan, Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat serta Sudin Sumber Daya Air Jakarta Barat melakukan peninjauan ke lokasi, mereka berencana akan membangun 2 septic tank untuk warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bab-ke-kali1.jpg)