Uang Digital

Pisang Lebih Berguna Dibandingkan Uang Digital Bitcoin, Ini Penjelasan dari Miliader

Mark Cuban membandingkan bitcoin dengan kartu baseball, buku komik, dan karya seni, bahkan lebih suka pisang ketimbang bitcoin.

Pisang Lebih Berguna Dibandingkan Uang Digital Bitcoin, Ini Penjelasan dari Miliader
pexels
Bitcoin 

Dia mengatakan, mata uang kripto sangat rumit untuk 99 persen populasi di bumi.

"Kripto itu rumit. Apakah kita harus memasukkan dana ke dalam perangkat? Apakah harus mencetaknya? Bagaimana Anda tahu kripto itu aman dari peretasan? Siapa yang akan menjadi "tuan rumah" saat berinvestasi kripto untuk Anda?" kata Cuban.

Dia juga membandingkannya dengan emas, yang selalu menjadi aset safe haven dari dulu karena keamanannya.

Cuban mengatakan, mata uang kripto seperti bitcoin memiliki dampak tersendiri untuk pasar global, di mana bitcoin memang belum memiliki regulasi dan stabilisasi dari pemerintah.

Pangsa Pasar Anjlok, Samsung Stop Produksi Ponsel di China

"Saya pikir secara global, terutama di negara-negara yang tidak ada banyak aturan hukum, atau banyak stabilitas pemerintah, atau stabilitas mata uang, maka itu bisa berbahaya," katanya.

Kendati demikian, dia tidak menentang kripto.

Dia hanya mengingatkan orang-orang untuk berhati-hati saat bermain mata uang digital ini.

Cuban pernah berinvestasi di beberapa bisnis yang dibangun di atas cryptocurrency dan blockchain di masa lalu, termasuk platform taruhan e-sports digital token dan dana modal ventura untuk crypto.

Bahkan pada Oktober 2017, secara pribadi Cuban juga telah membeli bitcoin.

"Tapi jika Anda seorang petualang sejati dan Anda benar-benar mencoba, tidak apa-apa mengambil 10 persen dari tabungan Anda untuk membeli bitcoin atau Ethereum. Tapi, Anda harus bersiap untuk berpura-pura telah kehilangan uang," katanya.

Penjelasan BNPB dan KLHK soal Kebakaran di Gunung, Berikut 13 Kejadian Kebakaran di Gunung

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Miliarder Ini Sebut Pisang Lebih Berguna daripada Bitcoin

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved