Bekasi

Pemkot Bekasi Usulkan Pembangunan Underpass di Tiga Titik Perlintasan Sebidang

Pemerintah Kota Bekasi mengusulkan pembangunan underpass di tiga titik lokasi perlintasan sebidang. Hal itu untuk memperlancar arus kendaraan.

Pemkot Bekasi Usulkan Pembangunan Underpass di Tiga Titik Perlintasan Sebidang
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pemerintah Kota Bekasi mengusulkan pembangunan underpass di kawasan Kali Baru. Underpass itu akan mengubungkan Jalan Raya Pangeran Jayakarta menuju ke Jalan I Gusti Ngurah Rai arah Jakarta. 

Pemerintah Kota Bekasi mengusulkan pembangunan underpass di tiga titik lokasi perlintasan sebidang. Hal itu untuk memperlancar arus kendaraan.

Kepala Bidang (Kabid) Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Erwin Guwinda mengatakan tiga lokasi perlintasan sebidang itu yakni Jalan Perjuangan, Jalan M Yamin maupun Jalan Agus Salim.

Selain memperlancar arus kendaraan, pembangunan underpass itu juga menyusul segera beroperasinya double-double track (DDT) pada 2021 mendatang.

"Jadi sebenarnya kita ada 5 sebidang perlintasan kereta api. Di Jalan Perjuangan, Jalan KH. Agus Salim, Jalan M. Yamin, Jalan Ampera dan Bulak Kapal," ujar Erwin, saat dikonfirmasi, Sabtu (5/10/2019).

Untuk di Jalan Ampera dipastikan akan ditutup, sementara untuk Bulak Kapal sudah ada rencana dibangun fly over

 Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2 Hingga 10 Persen dengan Cara Ini

 KEMUNCULAN Veronica Koman di Televisi Australia, Mengaku Tidak Akan Berhenti Suarakan Masalah Papua

 Baru Dilantik Mulan Jameela dan Desy Ratnasari , Riwayat Pendidikan dan Pekerjaan Jadi Sorotan

 Jadwal Pendaftaran CPNS dan Informasi Penting Terkait Pendaftaran CPNS 2019, Lowongan Guru Terbanyak

"Jadi tinggal tiga titik lokasi itu, makanya kita ajukan ke pemerintah pusat," ucap dia.

Ia menuturkan usulan telah disampaikan ke pemerintah pusat melalui Direktur Keselamatan PT. KAI.

"Pilihan itu tergantung pemerintah, bisa dibangun underpass atau flyover. Karena kan kalau sudah DDT pasti arus kereta aktif," kata dia.

Akan tetapi usulan yang diajukan itu belum diterima dengan baik. PT KAI menyerahkan pembangunan underpass itu dibebankan kepada pemerintah daerah.

"Itu berat bagi kami, kita terus rapat lagi hasilnya kepastian pembangunan jalan underpass di perlintasan sebidang akan dibebakan kepada pemerintah pusat melalui proyek Kereta Cepat Jakarta - Surabaya," ungkap dia.

 BOCORAN BKN Penerimaan CPNS 2019 Mulai dari Formasi Sampai Link Resmi Pendaftaran

Ia berharap agar hal itu bisa segera terealisasi. Agar perjalanan kereta tidak terganggu, juga kendaraan yang ingin melintas bisa lebih lancar.

"Kami belum tahu pasti kapannya. Tapi semoga bisa segera dibangun ya,"tandasnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved