Pencemaran Lingkungan

Pegiat Lingkungan Dukung Pembentukan Satgas Zero Plastik Pemkot Bekasi

Kawal Lingkungan Indonesia mendukung langkah Pemkot Bekasi yang membentuk Tim Satgas Zero Plastik menekan penggunaan plastik di lingkungan kantor.

Pegiat Lingkungan Dukung Pembentukan Satgas Zero Plastik Pemkot Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kawal Lingkungan Indonesia (Kawali) mendukung langkah Pemerintah Kota Bekasi yang membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Zero Plastik menekan penggunaan plastik di lingkungan kantor Pemkot Bekasi. 

Kawal Lingkungan Indonesia (Kawali) mendukung langkah Pemerintah Kota Bekasi yang membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Zero Plastik menekan penggunaan plastik di lingkungan kantor Pemkot Bekasi.

Satgas itu berfungsi untuk menekan penggunaan sampah plastik dengan rutin melakukan razia di area Pemkot Bekasi.

Satgas Zero Plastik ini terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Satpol, Humas, Dinas UMKM.
untuk melakukan razia

"Kami si melihatnya sebuah upaya untuk pengurangan dan pengendalian sampah plastik. Tentunya ini langkah baik dan harus didukung," ujar Direktur Eksekutif Kawal Lingkungan Indonesia (Kawali) Puput TD Putra saat dihubungi, Rabu (2/10/2019).

Akan tetapi Puput menilai alangkah baik jika itu juga diterapkan di perkantoran, maupun pusat perbelanjaan.

 Tak Tahan Lihat Adik Ipar Pakai Baju Tipis, Kakak Ipar Ajak Berzina Diimingi Duit 500 Ribu

 Megawati Soekarnoputri Buang Muka dan Menolak Bersalaman dengan Surya Paloh dan AHY Diduga Disengaja

 VIDEO: Istri dan Selingkuhan Gagal Bunuh Suami Pakai Jasa Pembunuh Bayaran

 5 Fakta Anggota DPR Lora Fadil Bawa 3 Istri Saat Pelantikan, Kerap Pusing Dibully Ketiga Istri

Pasalnya, jika maksud pengurangan plastik seperti botol plastik dan kantong plastik.

Artinya hanya dilingkungan itu saja, tidak secara menyeluruh.

"Jadi itu upaya pengendian lebih tepatnya ya bukan pengurangan. Kalau pengurangan harus bagaimana plastik yang sampah ke TPA itu minimal yang mudah terurai. Nah itu harus diterapkan di retail dan perusahaan plastik yang ada," ungkap dia.

Puput juga menyarankan agar Pemkot Bekasi memberikan surat edaran ke seluruh instansi dan lapisan masyarakat atas penggunaan plastik Standar Nasional Indonesia (SNI) yang mudah terurai.

"Khususnya di pasar tradisional nih, harus dipertegas dan diberikan penekanan. Jangan hanya untuk aparatur dan lingkungan Pemkot saja. Itu kurang efektif ya buat tekan sampah plastik," jelas dia.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved