Kerja Sama Antara LinkAja dan PT Kereta Commuter Indonesia
Untuk meningkatkan transaksi, PT Fintek Karya Nusantara sebagai pemegang izin uang elektronik LinkAja menggandeng PT Kereta Commuter Indonesia.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Untuk meningkatkan transaksi, PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) sebagai pemegang izin uang elektronik LinkAja menggandeng PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).
Kerja sama ini agar LinkAja bisa menjadi alat pembayaran tiket bagi pengguna KRL Commuter Line.
Pada Selasa (1/10/2019), PT Kereta Commuter Indonesia dan LinkAja mengadakan uji coba layanan pembayaran tiket commuter line dengan menggunakan aplikasi LinkAja.
Layanan ini nantinya dapat digunakan di seluruh stasiun kereta commuter line.
• 7 Karya Fiksi Ilmiah yang Menjadi Kenyataan, Satu di Antaranya adalah Video Call
Danu Wicaksana, Direktur Utama LinkAja, mengatakan, penggunaan LinkAja di moda transportasi publik merupakan inovasi terbaru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna setia.
"Hari ini kami senang sekali karena berhasil melakukan penggunaan uji coba di KRL Commuter Line dengan lancar," kata Danu.
Secara paralel, kata Danu, LinkAja akan terus berkonsultasi dengan Bank Indonesia selaku regulator untuk memastikan solusi inovatif ini dapat segera digunakan oleh masyarakat luas, tentunya dalam koridor peraturan yang berlaku.
Sampai dengan saat ini, secara teknis telah tersedia 200 gate elektronik di 80 stasiun yang telah dilengkapi dengan scanner milik KCI untuk menerima transaksi LinkAja.
Selanjutnya, KCI akan terus menambah jumlah gate elektronik ini hingga mencapai 400 gate.
• Penyaluran Pinjaman Fintech P2P Lending Sudah Tembus Rp 49 Triliun, Ini Sikap AFPI
Para pengguna KRL ke depannya akan sangat dimudahkan dalam penggunaan layanan pembayaran menggunakan LinkAja.
Para pengguna KRL yang hendak melakukan perjalanannya harus memastikan saldo LinkAja nya tidak kurang dari Rp 13.000 sesuai dengan biaya jarak terjauh.
Pelanggan hanya perlu melakukan scan kode tiket pengguna yang muncul ketika menggoyangkan HP dalam kondisi aplikasi LinkAja terbuka di stasiun keberangkatan dan kembali melakukan hal yang sama di stasiun kedatangan.
Saldo LinkAja akan terpotong sesuai dengan jarak tempuh yang dilalui pengguna, dan sisa biaya perjalanan tersebut akan kembali ke saldo yang bersangkutan.
"Hadirnya pembayaran dengan LinkAja ini bertujuan untuk semakin mempermudah pengguna KRL. Sinergi BUMN melalui LinkAja ini penting untuk memajukan bangsa, dimana sesama BUMN saling bersatu untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro.
Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia, Wiwik Widayanti, mengatakan, opsi pembayaran dengan LinkAja merupakan bentuk peningkatan layanan dalam memenuhi kebutuhan para pengguna KRL yang semakin banyak bertransaksi non tunai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sosialisasi-kai-3.jpg)