Konektivitas Jalan Tol Bertambah, Bagaimana Prospek Penjualan Bus?
Bisnis tranportasi darat berupa angkutan penumpang dengan bus menunjukkan potensi yang cerah.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Bisnis tranportasi darat berupa angkutan penumpang dengan bus menunjukkan potensi yang cerah.
Satu di antara penyebabnya adalah pembangunan sejumlah proyek infrastruktur, termasuk jalan tol.
Dengan semakin panjangnya jalan tol yang dibangun, para agen pemegang merek (APM) meyakini permintaan bus akan terus bertambah.
Pada 2017, Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) mencatat, menjelang beroperasinya ruas jalan tol Trans Jawa, beberapa perusahaan otobus (PO) membeli bus tingkat (double decker).
Harga bus dua tingkat ini cukup mahal, yakni di kisaran Rp 3,5 miliar hingga Rp 4 miliar per unit.
Dengan beroperasinya jalan tol baru, tentu penjualan bus akan bertambah.
• Benarkah Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Membuat Anda Susah Kaya?
"Dengan adanya jalan tol, moda transportasi darat menjadi lebih menarik sebagai alternatif," kata Ketua umum Askarindo, Sommy Lumadjeng, seperti dikutip Kontan.
Akan tetapi, Sommy, belum bisa memprediksi seberapa besar pertumbuhan penjualannya.
Sommy mengatakan, besar kecil kenaikan permintaan tak hanya bergantung kehadiran jalan tol baru, akan tetapi didorong sejumlah faktor lain.
APM juga menilai demikian.
General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Attias Asril, mengatakan, kehadiran jalan tol memang bisa berdampak positif bagi penjualan bus jenis microbus.
Alasannya, pertambahan jalan tol dapat memperpendek waktu tempuh perjalanan, khususnya untuk tujuan objek wisata.
Segmen pasar IAMI berasal dari sektor pariwisata, yang berkontribusi sebesar 70 persen-75 persen terhadap penjualan microbus IAMI.
Namun Attias belum bisa memproyeksikan seberapa besar kenaikan permintaan tersebut.
Selain dipengaruhi ketersedian jaringan infrastruktur, angka permintaan microbus IAMI dipengaruhi faktor lain; seperti perkembangan bisnis pariwisata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bus-mewah-karoseri-laksana-bus-legacy-sr2-suites-class-di-giias-2019.jpg)