Hak Asasi Manusia

Usman Hamid Mengungkap Begini Cara Menangani Kebebasan Pendapat juga Dilakukan Wiranto Sejak 1998

Usman Hamid menjelaskan, dengan banyaknya pelanggaran HAM yang dilakukan selama berlangsungnya demonstrasi.

Penulis: Gede Moenanto | Editor: Gede Moenanto
Tribunnews/Fandi Fahlevi
Usman Hamid bersama Ananda Badudu (kaus putih), setelah diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (27/9/2019). 

AKTIVIS Hak Asasi Manusia, Usman Hamid menjelaskan banyak pelanggaran HAM yang dilakukan selama berlangsungnya demonstrasi mahasiswa dan pelajar.

Akibatnya banyak korban berjatuhan bahkan bukan hanya luka, tapi diduga tewas akibat peluru tajam seperti dialami Randi dan kekerasan dalam bentuk yang menewaskan siswa SMK bernama Bagus.

Kekerasan brutal juga mengakibatkan mahasiswa bernama Faisal Amir menderita luka parah dan koma.

Tindak kekerasan juga berdampak terhadap solidaritas yang antara lain dibangun di media sosial dengan tagar SatuKomandoRevolusi.

Dalam dialog yang dilakukan sebuah televisi dan diunggah di YouTube, Usman Hamid merupakan salah satu pembicara.

Hadir pembicara lainnya seperti Zulfan Lindan dari Fraksi Nasdem DPR, Eko Sulistyo yang mewakili pemerintah, dan Rocky Gerung.

Usman Hamid pernah menjadi koordinator Kontras dan sekarang menjadi Direktur Amnesti Internasional Indonesia di Jakarta.

Berjatuhannya korban dalam aksi demontsrasi juga terungkap telah memgalami peningkatan.

Sejumlah kalangan mengungkap kekejaman tersebut memang dilakukan secara mengerikan, sehingga banyak jatuh korban.

Terakhir korban jatuh adalah mahasiswa Kendari dari UHO, Randi.

Penguburan yang dilakukan untuk Randi demikian mengenaskan.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di saat ayahnya sedang melaut.

Ayahnya tidak bisa menghapus air matanya saat melihat anaknya tewas ditembak.

Dia pulang dengan dipapah sejumlah orang untuk memasuki rumahnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved