Kamis, 16 April 2026

BERITA VIDEO

VIDEO : Detik-Detik Polisi Intimidasi Wartawan Saat Meliput Kerusuhan

Polda Metro Jaya akan menindak Perwira Polisi yang mengintimidasi wartawan saat melakukan peliputan kerusuhan

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi akan menindak anggota kepolisian yang berusaha menghalangi wartawan dalam pengambilan gambar atau video aksi unjuk rasa di gedung DPR Republik Indonesia, Jakarta Pusat.

Sebagai informasi, wartawan Kompas.com mengalami tindakan intimidasi oleh oknum polisi dalam melaksanakan kerja jurnalistiknya.

Saat itu, wartawan Kompas.com merekam pengeroyokan polisi terhadap seorang pria yang jatuh tersungkur di samping Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (24/9/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019). (Kompas.com/Rindi Nuris Velarosdela)

Berkait hal itu Argo berujar, saat ini Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk mencari identitas anggota polisi yang diduga melakukan intimidasi tersebut.

"Kami koordinasi dengan Propam. (Identitas masih dicari) baru mau koordinasi," kata Argo kepada Kompas.com, Rabu (25/9/2019).

Menurut Argo, setiap anggota polisi dilarang mengintimidasi wartawan saat bekerja.

Setiap wartawan memiliki hak untuk mengambil gambar dan video di tempat publik.

"Tidak boleh untuk menghalangi media mengambil gambar. Silakan saja mengambil gambar pada setiap kegiatan di tempat publik," ujar Argo.

Wartawan Kompas.com Diintimidasi

Peristiwa intimidasi terhadap wartawan Kompas.com itu bermula saat wartawan kami yang ada di dalam gedung JCC melihat aparat kepolisian tengah membawa seorang pria dengan usia di atas 30 tahun.

Pria itu mengenakan kaos dan celana panjang.

Tubuhnya sudah lunglai dan dipapah secara kasar oleh polisi.

Wartawan Kompas.com merekam momen ini dari balik dinding kaca JCC.

Perwira polisi mengintimidasi wartawan Kompas.com saat meliput di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).
Perwira polisi mengintimidasi wartawan Kompas.com saat meliput di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). (Kompas.com)

Tiba-tiba ada seorang perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris yang meminta untuk berhenti merekam.

Wartawan kami pun sudah menjelaskan soal profesinya sebagai wartawan sehingga dapat mengabadikan peristiwa tersebut.

Namun, polisi itu tak peduli dan marah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved