Rusuh Papua

Pembacok Anggota TNI di Wamena Menyamar Jadi Mahasiswa

MENTERI Pertahanan Ryamizard Ryacudu angkat bicara terkait kerusuhan di Wamena, Papua, yang menewaskan satu prajurit TNI, Senin (23/9/2019).

Pembacok Anggota TNI di Wamena Menyamar Jadi Mahasiswa
Grafis Tribun-Video/ Alfin Wahyu
#prayforpapua atas tewasnya 31 pekerja pembangunan jembatan dan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (2/12/2018). 

MENTERI Pertahanan Ryamizard Ryacudu angkat bicara terkait kerusuhan di Wamena, Papua, yang menewaskan satu prajurit TNI, Senin (23/9/2019).

Prajurit Yonif 751/Raider Praka Zulkifli gugur setelah dibacok oknum yang diduda dari massa Aliansi Mahasiwa Papua (AMP).

Menurut Ryamizard Ryacudu, pelaku pembacokan tersebut bukanlah dari Aliansi Mahasiwa Papua (AMP) seperti yang diberitakan.

BREAKING NEWS: Anggota TNI Gugur Dibacok Massa Mahasiswa di Wamena Papua, Begini Kronologinya

Pelaku pembacokan, katanya, menyamar sebagai pelajar.

"Itu yang nyaru, apa namanya, mahasiswa atau SMA itu. Hanya make-make baju," ungkap Ryamizard Ryacudu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (23/9/2019).

Meski demikian, menurut Ryamizard Ryacudu, masalah di Papua harus diselesaikan dengan kepala dingin.

Ia mengatakan, dalam menyelesaikan masalah, pasti ada pengorbanannya.

BREAKING NEWS: Putra Sulung Jokowi Daftar Jadi Calon Wali Kota Solo Lewat PDIP

"Tetap aja dengan hati dingin, tidak panas. Selesaikan dengan baik."

"Menyelesaikan sesuatu yang itu pasti ada pengorbanannya," ucapnya.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, Praka Zulkifli, prajurit Yonif 751/Raider, menjadi korban pembacokan, Senin (23/9/2019).

 Kawanan Monyet di PIK Doyan Santap Sesajen Warga, Juga Suka Makan Sampah Tercemar Logam Berat

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved