Jumat, 12 Juni 2026

Rusuh Papua

Pembacok Anggota TNI di Wamena Menyamar Jadi Mahasiswa

MENTERI Pertahanan Ryamizard Ryacudu angkat bicara terkait kerusuhan di Wamena, Papua, yang menewaskan satu prajurit TNI, Senin (23/9/2019).

Tayang:
Grafis Tribun-Video/ Alfin Wahyu
#prayforpapua atas tewasnya 31 pekerja pembangunan jembatan dan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (2/12/2018). 

MENTERI Pertahanan Ryamizard Ryacudu angkat bicara terkait kerusuhan di Wamena, Papua, yang menewaskan satu prajurit TNI, Senin (23/9/2019).

Prajurit Yonif 751/Raider Praka Zulkifli gugur setelah dibacok oknum yang diduda dari massa Aliansi Mahasiwa Papua (AMP).

Menurut Ryamizard Ryacudu, pelaku pembacokan tersebut bukanlah dari Aliansi Mahasiwa Papua (AMP) seperti yang diberitakan.

BREAKING NEWS: Anggota TNI Gugur Dibacok Massa Mahasiswa di Wamena Papua, Begini Kronologinya

Pelaku pembacokan, katanya, menyamar sebagai pelajar.

"Itu yang nyaru, apa namanya, mahasiswa atau SMA itu. Hanya make-make baju," ungkap Ryamizard Ryacudu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (23/9/2019).

Meski demikian, menurut Ryamizard Ryacudu, masalah di Papua harus diselesaikan dengan kepala dingin.

Ia mengatakan, dalam menyelesaikan masalah, pasti ada pengorbanannya.

BREAKING NEWS: Putra Sulung Jokowi Daftar Jadi Calon Wali Kota Solo Lewat PDIP

"Tetap aja dengan hati dingin, tidak panas. Selesaikan dengan baik."

"Menyelesaikan sesuatu yang itu pasti ada pengorbanannya," ucapnya.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, Praka Zulkifli, prajurit Yonif 751/Raider, menjadi korban pembacokan, Senin (23/9/2019).

 Kawanan Monyet di PIK Doyan Santap Sesajen Warga, Juga Suka Makan Sampah Tercemar Logam Berat

Saat kejadian, Praka Zulkifli sedang melaksanakan tugas BKO di Polda Papua sebagai pengemudi kendaraan dinas truk pengangkut pasukan.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto mengatakan, pelaku pembacokan diduga massa Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang berunjuk rasa di Universitas Cenderawasih.

 Kader Partai Gerindra Garut: Mulan Jameela Dulu Pelakor, Sekarang Perekor Alias Perebut Kursi Orang

Eko menjelaskan, sebelumnya massa AMP melakukan demo di depan Auditorium Universitas Cenderawasih.

Mereka menuntut pendirian posko bagi mahasiswa Papua yang pulang dari studi di luar Papua.

Eko mengatakan, aksi tersebut tidak mendapat izin dari Polda Papua maupun dari pihak Rektorat Universitas Cenderawasih.

 WANITA Pemeran Video Syur Berseragam PNS Pernah Jadi Juara 3 se-Jawa Barat dalam Lomba Ini

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved