Kantor Lurah Punya Kolam Refleksi yang Selalu Dikunjungi Warganya
Kantor Lurah Petojo Selatan, Jalan Petojo Melintang, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, memiliki kolam ikan yang dimanfaatkan warga unuk refleksi
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Kantor Lurah Petojo Selatan, Jalan Petojo Melintang, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, memiliki kolam ikan yang bisa dimanfaatkan warga untuk refleksi.
Kolam ikan tersebut berada persis di depan kantor kelurahan. Kolam ikan berbentuk bundar dengan ukuran 3m x 3m itu juga dilengkapi air mancur di tengahnya. Ikan yang ada di dalam kolam itu juga terlihat banyak.
• Rapper K-Dal Rilis Single Perdana Berjudul, The Raid
• Kondisi di Depan Stasiun Palmerah Rusuh, Pos Polisi Dibakar
• Berakhir Hingga Kamis Nanti, Job Fair di Tigaraksa Diserbu Puluhan Ribu Pelamar Lowongan Kerja
Selain ikan Garra Rufa, ada juga ikan mas dan ikan koi di dalam kolam yang berada persis di pinggir jalan.
Lurah Petojo Selatan, Arief Biki, mengatakan, kolam ikan itu dibangun untuk memberikan suasana nyaman. “Ide bikin kolam niatnya sederhana. Kan kantornya sudah terbuka, bukan cuma fisiknya, tapi masyarakat bisa terlibat langsung sembari nongkrong atau santai,” kata Arief, Selasa (24/9/2019).
Hingga akhirnya pembangunan kolam ikan untuk refleksi itu dilakukan dan membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Pembangunan dilakukan oleh para petugas PPSU setempat.
“Ini nggak pakai biaya, pakai tenaga PPSU. Jadi ada rasa memiliki dan sekarang juga masih disempurnakan. Peresmiannya pas tanggal cantik, 19-9-19,” sambung Arief.
Kehadiran kolam ikan refleksi itu kini menjadi ruang interaksi bagi pegawai kelurahan dan masyarakat. Sehingga mereka bisa saling mengenal satu dengan yang lain.
• Ibu dan 2 Anaknya Jadi Tersangka Pembunuh dan Perkosa Anak Angkat, Terbongkar Seks Menyimpang Mereka
• Demo Mahasiswa di DPR RI Berujung Pembakaran Pintu Tol Pejompongan
• TEC Indonesia Kembali Gelar Taiwan Higher Education Fair 2019 di Tiga Kota
“Ini juga jadi sarana interaksi karena dulu kantor kelurahan kan tembok gitu, kesannya masyarakat kurang andil. Nah, sekarang pengin beda. Jadi masyarakat bisa habiskan waktu sambil nemenin anaknya, ada bapak-bapak bisa santai juga,” katanya.
Keberadaan kolam ikan refleksi ini disambut antusias warga setempat. “Kalau akhir pekan rame banget. Itu bisa lebih 30 orang seharinya yang datang,” kata Arief.
Pada awalnya ada sekitar 700 ekor ikan Garra Rufa yang ditempatkan di kolam tersebut. Namun karena animo masyarakat yang terlalu antusias, kini jumlahnya hanya 200 ekor saja.
Belakangan konsepnya ditambahkan dengan menempatkan ikan jenis lain di kolam tersebut. Faktor estetika menjadi salah satunya hingga ada ikan koi dan ikan mas di kolam itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kolam-refleksi-di-petojo-selatan.jpg)