Liga 1
Riko Simanjuntak Sebut Ruang Ganti Persija Tetap Kompak Meski Pelatihnya Kena Ultimatum
Tim Macan Kemayoran berhasil menang tipis 2-1 melalui gol striker Marko Simic dari titik penalti dan gol gelandang Rohit Chand.
Gelandang serang Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, bersyukur timnya dapat memenangi laga lawan PSIS Semarang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019) petang.
Tim Macan Kemayoran berhasil menang tipis 2-1 melalui gol striker Marko Simic dari titik penalti di menit ke-45+3 dan gol gelandang Rohit Chand pada menit ke-53.
Sedangkan satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Septian David Maulana pada menit ke-63.
Kemenangan itu mengatrol posisi Persija dari zona degradasi klasemen sementara Liga 1 2019.
Persija naik dari posisi ke-17 ke peringkat 15 dengan 17 poin dari 16 laga.
Sedangkan sang lawan, PSIS, berada di posisi 12 klasemen sementara dengan 19 poin dari 18 laga.
"Saya memberiakan apresiasi buat semua pemain yang sudah maksimal di lapangan, dan saya juga mengapresiasi para suporter dan Jakmania yang hadir di stadion," kata Riko dalam konferensi pers seusai laga, Minggu malam.
• Julio Banuelos Perpanjang Nafas di Persija Jakarta, Macan Kemayoran Menang 2-1 Atas PSIS Semarang
• Gol Marko Simic dan Rohit Chand Bawa Persija Jakarta Keluar dari Zona Degradasi
• HASIL AKHIR, Tira Persikabo-Persib 1-1, Posisi Persib Tertahan di Klasemen Sementara Liga 1 2019
Riko berharap kemenangan itu tak berhenti di situ saja sehingga mereka tetap dapat dukungan penuh dari para Jakmania, yang akhir-akhir ini kerap melayangkan protes atas sejumlah hasil buruk yang diraih tim kesayangannya.
"Walaupun Persija lagi terpuruk seperti ini mereka (Jakmania) tetap datang untuk men-support Persija dan saya harap ke depannya kita tetap bersama-sama, karena kita adalah satu tim," bilang Riko.
Riko tak menampik bahwa dia mengetahui perihal ultimatum yang keluar dari mulut CEO Persija terhadap pelatih Julio Banuelos.
Julio Banuelos, sebelumnya diancam manajemen Persija untuk angkat kaki dari singgasana kepelatihannya jika gagal menang lawan PSIS.
Meski demikian, menurut Riko, para pemain tidak terganggu dengan ultimatum itu dan tetap bersatu sebagai tim.
"Sampai saat ini seluruh pemain Persija tidak pernah ada masalah, baik dengan pelatih maupun sesama pemain. Kita selalu kompak dan selalu euforia juga."
"Meski dalam kondisi yang tidak baik, selalu ada yang mencairkan suasana juga, dan sebagai bagian dari proses, kita percaya dengan proses itu," kata pemain berdarah Batak itu.

Di ujung tanduk