Kilas Balik

KISAH Jenderal TNI Ahmad Yani Bersimbah Darah saat Dikepung Tentara Antek PKI, Ditembaki Tentara

Seorang Jenderal TNI Ahmad Yani sempat berdebat sengit saat rumahnya dikepung tentara yang ternyata antek PKI

KISAH Jenderal TNI Ahmad Yani Bersimbah Darah saat Dikepung Tentara Antek PKI, Ditembaki Tentara
Wikipedia
Jenderal TNI Ahmad Yani  

Salah satu dari tentara tersebut membentak saudara-saudara Eddy untuk masuk kembali ke kamar masing-masing.

Mereka diancam akan ditembak kalau tak mengindahkan perintah tersebut.

TERBARU Andre Taulany Gugat Cerai Istri, Erin Taulany: Gosip Banget, darimana ya Gosipnya?

Dini hari pukul 04.00 1 Oktober 1965 menjadi peristiwa yang tak dapat dilupakan oleh Irawan Sura Eddy atas meninggalnya ayahandanya. 

Kesedihan Ayah Ani Yudhoyono Saat Ahmad Yani Dibantai PKI

Gugurnya jenderal Ahmad Yani saat pemberontakan PKI alias G30S/PKI membuat ayah Ani Yudhoyono, Sarwo Edhie Wibowo menjadi bersedih.

Kesedihan Sarwo Edhie Wibowo ini diungkap dalam buku berjudul 'Sarwo Edhie dan Misteri 1965', Penerbit Buku Gramedia 2012

Hal ini berawal saat lokasi jasad ketujuh jenderal TNI korban PKI itu ditemukan berdasarkan informasi dari agen polisi yang bernama Sukitman

Sarwo Edhie Wibowo yang saat itu menjabat sebagai danjen Kopassus pun ikut mencari lokasi keberadaan jasad ketujuh jenderal TNI korban PKI

UPDATE Hotman Paris Ungkap Perkataan Elza Syarief yang Bikin Nikita Mirzani Tiba-tiba Ngamuk

Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo Ayah Ani Yudhoyono
Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo Ayah Ani Yudhoyono (Kolase Tribun Jambi dan Wikipedia)

Informasi mengarah pada sebuah rumah atau pondok kecil di Lubang Buaya yang didekatnya terdapat sebuah pohon besar.

Dilakukan pencarian di sekitarnya dan ditemukan sebidang tanah yang sudah tidak digunakan, tetapi terlihat tanda mencurigakan seperti baru dipakai.

Di tempat itu, tumpukan dedaunan dikorek-korek dan terlihat permukaan sebuah sumur tua.

Karena tidak memiliki peralatan untuk menggali tanah, mereka meminta bantuan warga sekitar untuk menggali sumur itu.

TERUNGKAP Ivan Gunawan Kesal Disebut Mengemis Cinta Ayu Ting Ting, Ini Tanggapannya Bikin Kaget

Penggalian sulit dilakukan karena lubang sumur itu hanya pas untuk satu orang, proses penggalian memakan waktu lama.

Hari mulai gelap, belum ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan.

Generator milik Tjakrabirawa dihidupkan untuk menerangi proses penggalian.

Lewat tengah malam mulai tercium bau tak sedap.

Siswa Bawa Golok saat Ambil HP yang Disita Viral, Guru: Saya Kembalikan daripada Kehilangan Nyawa

Setelah penggalian cukup dalam dan terus digali, akhirnya ditemukan sebuah tangan.

Penggalian dihentikan sementara karena orang-orang tidak tahan dengan bau yang keluar dari sumur.

Setelah berunding dengan C.I. Santoso, disepakati untuk melaporkan hal itu kepada Pangkostrad Mayjen Jenderal Soeharto guna instruksi selanjutnya.

Dan, untuk penggalian selanjutnya, diperlukan tenaga dan peralatan khusus misalnya masker dan tabung oksigen seperti yang dimiliki pasukan katak KKO.

Arief Rachman: Persis Azan Magrib Beliau Menghembuskan Nafas Terakhir

Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo Ayah Ani Yudhoyono
Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo Ayah Ani Yudhoyono (kopassus.mil.id)

Saat itulah Sarwo Edhie Wibowo mendapat gambaran apa yang menimpa Jenderal Yani

Hari itu ia begitu murung dan pulang larut malam.

Ani Yudhoyono melihat pemandangan yang menyentak hatinya.

Di depan foto Ahmad Yani, ayahnya tampak berkaca-kaca.

UPDATE Akhirnya Poppy Kelly Minta Maaf dan Ingin Elza Syarief dan Hotman Paris Hutapea Berdamai

Makin lama ia memandangi foto, matanya kian basah.

Setangkai bunga diletakkan di samping foto itu.

"Esoknya, ia melakukan hal yang sama" kata Ani Yudhoyono

Menurut Rais Abin, Sarwo Edhie dan Ahmad Yani merupakan sahabat dekat sejak mengikuti pendidikan militer di Australian Army Staf College.

TERBONGKAR Mulan Jameela Kerap Makan di Warteg, Keuangan Istri Ahmad Dhani Ini Sedang Sulit?

(Putra Dewangga Candra Seta)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Jenderal TNI Ahmad Yani Bersimbah Darah Saat Dikepung Tentara Antek PKI, Sempat Terjadi Debat Sengit

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved