Sabtu, 25 April 2026

Bahaya Vape Sama dengan Rokok, Bisa Sebabkan Penyakit Paru-paru

Vape menyebabkan kerusakan yang sama di paru-paru domba, yang mana saluran udaranya meniru manusia ketika terkena asap rokok elektrik.

Shutterstock
Ilustrasi 

Vape menyebabkan kerusakan yang sama di paru-paru domba, yang mana saluran udaranya meniru manusia ketika terkena asap rokok elektrik.

Menurut American Thoracic Society, Disfungsi mukosiliar juga terjadi pada penyakit paru-paru lainnya, termasuk asma dan cystic fibrosis.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Perokok mulai banyak beralih ke vape karena vape dianggap lebih aman dibandingkan rokok.

Alat pengganti rokok dengan cepat mendapat perhatian di kalangan perokok, terutama remaja.

Akan tetapi, komunitas medis mulai memahami efek buruk pada kesehatan.

Jack Ma Pensiun, Berikut 5 Hal soal Alibaba Ketika Ditinggal Pendirinya

Para peneliti dari Universitas Kansas mengajukan pertanyaan tentang vape atau rokok elektrik dan manfaat kesehatannya yang dilaporkan.

Tim penelitian telah menemukan, bahwa nikotin dari perangkat tersebut dapat menyebabkan masalah pernapasan yang sama yang memengaruhi dan membunuh perokok tembakau.

"Vaping dianggap tidak berbahaya, meskipun tidak ada data untuk mendukung pernyataan itu," kata Matthias Salathe, salah satu peneliti dan ketua Departemen Penyakit Dalam di Sekolah Kedokteran Universitas Kansas.

"Di sisi lain ada semakin banyak data untuk benar-benar menentang pernyataan itu," katanya.

Studi baru, yang diterbitkan dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine menyatakan, bahwa nikotin yang menguap dapat merusak kemampuan alami sel-sel di paru-paru untuk menghilangkan lendir.

Ikuti 7 Langkah Ini Jika Ingin Berinvestasi Seperti Warren Buffett

Temuan ini berasal dari tes laboratorium dengan robot yang mengekspos donor paru-paru yang terkena nikotin.

Kurangnya kemampuan untuk membersihkan lendir dapat menyebabkan bronkitis kronis, kata para peneliti.

Dengan temuan itu, Salathe mendukung beberapa ilmuwan yang memeringatkan bahwa vape dapat membuat lebih banyak orang berisiko terkena penyakit paru obstruktif kronis (COPD).

Vape menyebabkan kerusakan yang sama di paru-paru domba, yang mana saluran udaranya meniru manusia ketika terkena asap rokok elektrik.

Menurut American Thoracic Society, Disfungsi mukosiliar juga terjadi pada penyakit paru-paru lainnya, termasuk asma dan cystic fibrosis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved