Rabu, 6 Mei 2026

BJ Habibie Meninggal Dunia

Anies Baswedan Sebut Media Massa Utang Budi Kepada BJ Habibie

“Beliau yang membuka gerbang dan membuat kita semua merasakan adanya kebebasan jurnalistik seperti yang kita rasakan hari ini,”

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Ahmad Sabran
KOMPAS/ALIF ICHWAN
BJ Habibie 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, media jurnalistik berhutang budi pada Presiden Republik ke-3 BJ Habibie. Di era reformasi, BJ Habibie mewariskan UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Beliau yang membuka gerbang dan membuat kita semua merasakan adanya kebebasan jurnalistik seperti yang kita rasakan hari ini,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (11/9/2019) malam.

Menurut dia, Habibie juga merupakan figur ‘Bapak’ demokrasi yang mampu memberikan kebebasan atau ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan gagasan. Karena itu, Habibie merupakan orang yang paling berjasa dalam membuat dunia pers menjadi bebas seperti sekarang ini.

“Sosok beliau juga menginspirasi karena selama bertahun-tahun dari dulu, orangtua selalu berpesan kepada anaknya untuk belajar yang rajin agar bisa sepintar seperti Pak Habibie,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anies bercerita mengenai kenangannya saat pertama kali bertemu dengan Habibie. Saat itu Anies yang masih mengenyam pendidikan kelas 3 SMA, datang ke kantor Habibie ketika menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek).

“Saya dari Yogyakarta, dan anak SMA (saya) mau wawancara Menristek di kantornya. Itu pengalaman yang tak terlupakan, dan kemudian bersambung sampai ketika saya sudah betugas di sini (Gubernur DKI) pun masih saling silahturahmi, dan ngobrol dengan beliau,” katanya.

Atas kenangan dan kebaikan BJ Habibie, maka wafatnya menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya menyandang sebagai mantan kepala negara, namun Habibie juga dikenal sebagai ilmuwan yang fokus pada teknik mesin.

“Indonesia berduka dan kita semua berduka, Insya Allah kami percaya pak Habibie dimuliakan di sisi Allah dan amal jariah luar biasa panjang. Betapa banyak anak-anak yang dididik oleh Pak Habibie dan disekolahkan beliau,” ucapnya. (faf)

Jenazah almarhum Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie dibawa dari rumah duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto menuju rumah duka Rabu (11/9/2019) malam sekitar pukul 20.09 WIB.

Pantauan Warta Kota, pihak eluarga turut mendampingi jenazah presiden Ketiga RI tersebut.

Peti jenazah yang ditutupi bendera Merah Putih itu dibawa menggunakan mobil milik RSPAD Gatot Subroto sedangkan pihak keluarga menggunakan Toyota Alphard

 
Kendaraan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) juga mengawal rombongan jenazah.

Hari ini, Rabu (11/9/2019, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie alias BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto.

Sebelumnya, BJ Habibie dirawat intensif di RSPAD Gatot Subroto, sejak 1 September 2019, hingga beredar kabar kondisi BJ Habibie kritis.

Diketahui penyebab BJ Habibie dirawat di RSPAD Jakarta, hingga BJ Habibie wafat karena sakit yang diderita, dan simak riwayat penyakit BJ Habibie sebelum BJ Habibie tutup usia.

WartaKotaLive melansir Tribunnews, Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat.

Melanie Subono Meyakini Saat Ini BJ Habibie Sedang Melepaskan Kerinduan Bersama Hasri Ainun Besari

Dukung Bisnis Start-up Digital, Gibran Rakabuming Harap BSD Menjadi Silicon Valley Indonesia

VIDEO: BJ Habibie Meninggal, Presiden Jokowi Ucapkan Duka Cita

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved