Persebaya Surabaya

Hukuman Jaga Toko Bagi Pemain Persebaya Surabaya

Ada berbagai jenis hukuman yang akan diterima pemain persebaya Surabaya jika tidak disiplin.

Hukuman Jaga Toko Bagi Pemain Persebaya Surabaya
Surya
Logo Persebaya Surabaya 

Disiplin adalah salah satu kualitas yang harus dimiliki seorang pesepak bola profesional. Maka hal ini sangat ditekankan oleh Wolfgang Pikal dalam latihan Persebaya Surabaya.

Sebagai mala dilansir laman Surya, asisten pelatih Persebaya itu sangat menuntut para pemainnya disiplin, dalam  mengikuti program latihannya.

Wolfgang Pikal saat memimpin latihan Persebaya Surabaya pada Jumat (6/9)
Wolfgang Pikal saat memimpin latihan Persebaya Surabaya pada Jumat (6/9) (Instagram/officialpersebaya)

Pemain sayap Persebaya, Oktafianus Fernando mengungkapkan, Wolfgang Pikal memberlakukan hukuman berat bagi pemain  yang telat datang.

"Ada aturan disiplin dalam latihan. Kita tidak boleh telat karena ada semacam roda putar berisikan daftar hukuman," kata Oktafianus Fernando, Senin (9/9).

Jaga toko

Roda putar tersebut yang  akan menentukan hukuman bagi  pemain tersebut.

Ofan -sapaan akrab Oktafianus Fernando- mengatakan, bentuk hukumannya cukup bervariasi dan menakutkan.

"Telat satu menit pun tetap dapat hukuman, mulai jaga Persebaya store tiga jam, denda Rp 2 juta ke panti asuhan Bonek, bantu kitman dan ada juga yang free, tidak jadi dihukum," kata Ofan.

Meski ada aturan ketat dan berbeda dari pelatih sebelumnya, Ofan tetap memuji kualitas program latihan dari tangan kanan pelatih utama Alfred Riedl ini.

"Kalau Pikal, misal pemain kurang tepat menjalankan programnya, langsung distop saat itu juga, sehingga pemain tahu letak kesalahannya apa," kata Ofan menjelaskan.

Halaman
12
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved