Kamis, 7 Mei 2026

Sering Demo dan Ricuh, Kunjungan Wisatawan Anjlok

Jumlah kunjungan wisatawan ke Hong Kong anjlok hampir 40 persen selama Agustus tahun ini gara-gara aksi demo di Hong Kong dan kerap ricuh.

Tayang:
istimewa
Ilustrasi. 

Chan mengatakan, kekerasan yang berulang hingga pemblokiran jalan, kereta bawah tanah, dan bandara dalam aksi unjuk rasa telah menghalangi orang untuk pergi bekerja dan sekolah.

Demo yang berlangsung berbulan-bulan, Chan menyebutkan, sudah merusak citra Hong Kong sebagai kota internasional, pusat perdagangan, pusat penerbangan, dan pusat keuangan yang aman.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Angka kunjungan wisatawan ke Hong Kong anjlok hampir 40 persen selama Agustus tahun ini dibanding bulan yang sama tahun lalu.

Angka penurunannya semakin dalam ketimbang Juli lalu yang hanya 4,8 persen.

Mengutip data-data industri, Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan mengatakan, tingkat hunian hotel di beberapa lokasi di Hong Kong merosot drastis, menjadi sekitar setengahnya. Sementara tarif kamar turun 40 persen hingga 70 persen.

Tahun 2020 Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi Penuh

"Yang paling mengkhawatirkan adalah jalan ke depan tampaknya tidak akan berubah menjadi lebih baik," kata Chan dalam blog-nya, seperti dilansir Reuters yang dikutip Kontan.

Chan mengatakan, kekerasan yang berulang hingga pemblokiran jalan, kereta bawah tanah, dan bandara dalam aksi unjuk rasa telah menghalangi orang untuk pergi bekerja dan sekolah.

Itu juga menyebabkan pembatalan atau penjadwalan ulang banyak konferensi dan pameran internasional di Hong Kong.

Kereta Bandara dari Stasiun Bekasi Stop Beroperasi Sejak Kemarin, Jadwal Ada yang Berubah

Demo yang berlangsung berbulan-bulan, Chan menyebutkan, sudah merusak citra Hong Kong sebagai kota internasional, pusat perdagangan, pusat penerbangan, dan pusat keuangan yang aman.

Kedatangan wisatawan ke Hong Kong pada Juli turun 4,8 persen.

Menurut Badan Pariwisata Hong Kong, ini merupakan penurunan pertama sejak Januari 2018 dan terbesar semenjak Agustus 2016.

Melakukan Transformasi Digital Agar Perbankan Dapat Menjaga Kinerja

Penjualan ritel pada Juli juga mengalami penurunan terbesar sejak Februari 2016, di tengah protes anti-pemerintah yang telah mencengkeram kota yang dikuasai Cina itu selama lebih dari tiga bulan.

Bukan cuma itu, ekspor Hong Kong pada Juli lalu turun 5,7 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya.

"Bahkan nilai ekspor ke Amerika Serikat dari China melalui Hong Kong turun 15,2 persen," kata Chan.

Lembaga pemeringkat kredit global Fitch Ratings pada Jumat (7/9/2019) juga menurunkan peringkat Hong Kong menjadi AA, dari sebelumnya AA +.

"Pandangan Fitch murni spekulatif, tidak memiliki pembenaran," ujar Chan.

Bitcoin Kembali Masuk Tren Bergerak Naik

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Demo sering ricuh, kunjungan wisatawan ke Hong Kong anjlok hampir 40%

Sumber: Kontan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved