Biarpun Sudah Dipasang Pembatas dan Rambu, Tetap Saja Pengendara Motor Masih Nekat Melawan Arus!

Tidak tampak juga petugas yang berjaga di antara kedua jalur yang kerap dilewati oleh pengendara untuk melawan arus itu.

Biarpun Sudah Dipasang Pembatas dan Rambu, Tetap Saja Pengendara Motor Masih Nekat Melawan Arus!
Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan
Pengendara motor melawan arus di Jalan Jendral Sudirman, Kota Tangerang, Kamis (5/9/2019). 

Deklarasi anti melawan arus yang dilakukan oleh Polres Metro Tangerang bersama Pemerintah Kota Tangerang dan sejumlah elemen masyarakat belum berdampak besar.

Biarpun sudah dipasang pembatas jalan atau barrier yang terbuat dari bahan plastik, namun tetap saja, banyak pengendara motor yang nekat melawan arus.

Pantauan Warta Kota, Kamis (5/9/2019), di Jalan Jendral Sudirman, Kota Tangerang tepatnya di dekat perlintasan kereta arah Jalan Daan Mogot menuju Tangcit Mall, masih ada pengendara motor yang melawan arah.

Pengendara motor itu tampak keluar dari arah Jalan Benteng Betawi yang melawan arah melewati Jalan Jendral Sudirman ke Stasiun Tanah Tinggi biarpun sudah dipasangi pembatas plastik.

Sementara itu, meski terpampang rambu dilarang dilewati di Jalan MH Thamrin masih tampak banyak pengendara motor maupun mobil yang melawan arah dari Flyover dekat Hotel Transit FM3 menuju Gading Serpong.

Tidak tampak juga petugas yang berjaga di antara kedua jalur yang kerap dilewati oleh pengendara untuk melawan arus itu.

Rabu (4/9/2019) kemarin, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim mengatakan Kota Tangerang rawan oleh pengendara yang melawan arus.

Oleh karena itu, pihaknya menggelar Deklarasi Anti Lawan Arus di Taman Gajah Tunggal, Kota Tangerang.

“Jadi dari identifikasi kita, dari 11 polsek wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota hampir semua titik terdapat kerawanan lawan arus, kurang lebih mencapai (ratusan),” ujar Karim.

Untuk menekan pengendara melawan arus, sejumlah upaya pun sudah dilakukan jajaran Satlantas Polres Metro Tangerang Kota bersama pemerintah setempat.

“Kita sudah melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah, membuat rambu-rambu baru, pemasangan barier baru, tujuannya untuk ketertiban masyarakat,” ungkapnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved