Berita Tangerang

Harga Tiket Pesawat Melambung, Ini Strategi Bandara Soetta Rangsang Pertumbuhan Penumpang

Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan pengguna pesawat sangat disayangkan tarif tiket pun semakin tinggi.

Harga Tiket Pesawat Melambung, Ini Strategi Bandara Soetta Rangsang Pertumbuhan Penumpang
Thinkstock
ILUSTRASI Tiket pesawat 

Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan pengguna pesawat sangat disayangkan tarif tiket pun semakin tinggi.

Untuk itu pihak Bandara Internasional Soekarno Hatta membuat strategi khusus.

Pembangungan kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang semakin menggeliat.

Berbagai program pelayanan publik pun mulai dibangun di bandara ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Executive General Manager Bandara Soetta, Jaya Tahoma Sirait menjelaskan pembangunan demi pembangunan terus dilancarkan karena pergerakan pengunjung semakin massif.

Ia merinci pada tahun 2018 kemarin saja jumlah penumpang di Bandara Internasional Soekarno Hatta berkisar 65,7 juta.

"Diperkirakan di tahun 2019 ini masih ada pertumbuhan 5 atau 6 persen. Tahun lalu meningkatnya hingga 10 persen," ujar Jaya kepada Wartakotalive di Terminal 3 Bandara Soetta akhir pekan ini.

PT Angkasa Pura II Kembangkan Transportasi Publik di Bandara Soekarno-Hatta

Dirinya mengakui memang ada berbagai kendala guna mencapai target pertumbuhan penumpang itu.

Satu dari kendala itu yakni tarif tiket pesawat melambung tinggi.

"Walau pun ada kendala harga tiket, tapi kami targetkan tahun 2019 ini jumlah penumpang 69 juta. Tumbuh sekitar 6 juta penumpang," ucapnya.

Ada lima destinasi favorit yang dikunjungi oleh penumpang. Di antaranya Singapura, Kuala Lumpur, Jeddah, Hongkong dan Thailand.

"Penerbangan domestik malah lebih banyak, ada 72 persen. Sisanya lagi itu penerbangan internasional. Lima tempat domestik yang banyak dikunjungi seperti Bali, Surabaya, Medan, Makassar dan Jogjakarta," kata Jaya.

Di Jepang, Menteri Hanif Bawakan Lagu Didi Kempot Hingga Disawer Sama Pejabat Ini

Menurutnya pemerintah sudah menerapkan tarif atas dan tarif bawah pada tiket pesawat ini.

Plt Executive General Manager Bandara Soetta Jaya Tahoma Sirait
Plt Executive General Manager Bandara Soetta Jaya Tahoma Sirait (Wartakotalive/Andika Panduwinata)

Pihaknya berusaha untuk sinkron yang berdampak pada penurunan harga tiket bagi bandara sesuai kapasitas, kami tentu mendukung.

"Strateginya kami optimalkan aset dan kapasitas yang ada di bandara. Untuk beberapa hal diberikan insentif pada maskapai, terutama pada maskapai rute baru yang belum ada tujuannya. Apabila frekuensinya dipenuhi misal selama setahun, ada cash back yang kami berikan sesuai regulasi persentase. Itu memang upaya kami. Kami juga memberikan slot time atau alokasi waktu bagi maskapai itu, agar pergerakan penerbangan semakin banyak," ungkapnya. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved