Minggu, 26 April 2026

Pembunuhan

TERNYATA Pembunuh Bayaran Bunuh Korban Sebelum Dibakar Dalam Mobil

AK (35) ditangkap anggota Polres Sukabumi setelah diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap dua jasad yang terbakar dalam mobil di Cidahu, Sukabumi,

Kompas.com/BUDIYANTO
Proses olah tempat kejadian perkara temuan dia jenazah dalam mobil terbakar oleh anggota kepolisian di Cidahu, Sukabumi,Jawa Barat, Minggu (25/8/2019). 

PALMERAH, WARTAKOTALIVE.COM -- Sosok AK (35) ditangkap anggota Polres Sukabumi setelah diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap dua jasad yang terbakar dalam mobil di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (27/8/2019), AK membunuh Edi Chandra Permana alias Pupung Sadili (54) dan M Adi Pradana alias Dana (23), dengan menggunakan jasa 4 pembunuh bayaran.

Sebelum ditemukan terbakar di dalam mobil, Pupung dan Dana terlebih dahulu dibunuh oleh 4 pembunuh bayaran di rumah mereka di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Setelah kedua korban tewas, para pembunuh bayaran itu lalu memasukkannya ke dalam mobil dan membawanya ke SPBU Cirendeu, Jakarta Selatan.

Kedua jasad korban ditinggal begitu saja di dalam mobil yang terparkir, hingga pada Minggu (25/8/2019), AK dan anaknya, TV mengambil mobil tersebut dan membawanya menuju ke Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat sekitar pukul 07.00 WIB.

Sebelum sampai ke Cihandu, AK sempat membeli sebotol bensin dan menyerahkannya pada TV untuk membakar mobil yang berisi 2 jasad ayah dan anak itu.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi menyatakan bahwa AK diduga melakukan pembunuhan terhadap Pupung dan Dana karena adanya permasalahan keluarga dan utang piutang.

"Motifnya adalah tersangka AK menyewa empat eksekutor untuk membunuh suaminya Edi Candra dan anak tirinya Dana."

"Karena masalah rumah tangga dan utang piutang," ucap AKBP Nasriadi.

Diketahui. AK adalah istri Pupung dan ibu tiri dari Dana. 

AKBP Nasriadi menyebutkan saat ini AK telah berhasil ditangkap anggota Polres Sukabumi di Jakarta pada Senin (26/8/2019).

Sedangkan TV, yang diduga turut serta dalam aksi pembunuhan itu saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Jakarta.

"Iya betul, saya yang pimpin tangkap tadi," kata AKBP Nasriasi, seperti dikutip TribunWow.com dari TribunnewsBogor.com, Selasa (27/8/2019).

Sementara itu, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (26/8/2019), Affandi, seorang warga sekitar, menyebutkan bahwa sebelum mobil Toyota Cayla itu terbakar bersama dua jasad di dalamnya, ia mengaku sempat melihat satu mobil lain terparkir di TKP.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved