Liga Italia
Romelu Lukaku Cetak Gol, Antonio Conte Ungkap Striker Ini Dibeli dengan Cicilan
Antonio Conte memuji kegigihan Romelu Lukaku di lga debutnya bersama Inter di Liga Italia. Namun pujian itu juga terdengar seperti sindiran halus.
Internazionale Milano memperoleh kemenangan, di laga pekan pertama Liga Italia musim 2019-2020, Selasa (27/8) dini hari WIB.
Nerazzurri, begitu julukan Inter,mengalahkan tim promosi Lecce dengan skor 4-0.
Striker anyar Inter, Romelu Lukaku mencetak satu dari empat gol tersebut. Tiga gol lainnya tercipta dari
kaki Marcelo Brozovic, Stefano Sensi, dan Antonio Candreva.
Bicara seusai pertandingan, Pelatih Inter, Antonio Conte, mengatakan bahwa pihaknya sangat beruntung bisa memperoleh Lukaku dengan "murah" dari Manchester United (MU).
Alasannya, dia mendapatkan seorang pemain yang pantang menyerah dan mau bekerja keras untuk tampil lebih baik.
Sebagaimana dilansir Daily Mail, pelatih ini menjelaskan bahwa harga pembelian Lukaku, yang sebesar 65 juta euro itu, dicicil selama lima tahun.
Dengan kata lain, Inter hanya membayar 13 juta euro per tahun kepada MU, selama lima tahun.
"Jangan lupa, harga 65 juta euro itu dicicil selama 5 tahun. Jadi sebenarnya kami tidak keluar uang
banyak," kata Conte.
Memang masih ada bonus-bonus tambahan sehingga total nilainya 73 juta euro, namun Conte tetap merasa pihaknya masih lebih beruntung.
"Saya bahagia dan puas. Saya senang bekerja sama dengan pemain ini, yang selalu menampilkan kegigihan. Malam ini Lukaku menunjukkan mengapa kami ngotot untuk mendapatkannya," kata Conte.
Pujian Conte tidak berhenti sampai di situ. Mantan pelatih Chelsea ini mengatakan bahwa Lukaku adalah sosok yang rendah hati dan lembut. Karakternya jauh dari penampilannya yang garang.
"Dia itu raksasa yang lembut, raksasa yang selalu tersenyum. Dia selalu siap bekerja sama dengan tim,"
katanya soal pemain berkebangsaan Belgia tersebut.
Pujian Conte itu terdngar wajar karena diucapkan dalam jumpa pers seusai pertandingan. Namun jurnalis inggris mendengarnya sebagai "kalimat bersayap". Maksudnya ada makna lain dari penjelasan Conte.
Dugaan mereka, Conte sedang menyindir Chelsea dan MU.
Conte memang memiliki sejarah kelam dengan Chelsea, dan itu bermula dari kelambanan Chelsea dalam membeli Lukaku pada tahun 2017, sehingga striker itu keburu dibeli oleh MU.
Kala itu, Conte sudah berkali-kali meminta agar manajemen Chelsea membeli Lukaku dari Everton, namun pihak manajemen seperti mengulur waktu.
Untuk informasi, Lukaku pernah menjadi pemain Chelsea, namun selalu dipinjamkan oleh tim berjuluk Blues of London itu. Everton yang paling sering menggunakan jasanya, sehingga akhirnya tim biru dari kota Liverpool itu membeli striker tersebut.
Mungkin itu pula yang membuat Chelsea enggan membeli Lukaku dari Everton.
Sementara, MU juga bisa tersindir sebab mereka berkonflik dengan pemain Belgia tersebut, pada musim panas lalu.
Lukaku menuduh MU tidak melindunginya dari serangan-serangan gosip sejak awal tahun 2019, bahkan membiarkan dirinya "merana" dengan semakin sering tidak memainkannya.
Striker ini akhirnya "kabur" ke Anderlecht, dan berlatih bersama klub masa kecilnya itu, sampai akhirnya dijual MU ke Inter.
Gerekan Lukaku setelah mencetak gol dini hari tadi, juga seperti meledek mantan klubnya itu. Lukaku membungkukkan badan seperti gerkan kepala pelayan (buttler) Inggris mempersilakan tamu masuk.
• Romelu Lukaku Ungkapkan Pelakuan Manchester United Kepadanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/inter-milan-vs-lecce.jpg)