Pembunuhan di Sukabumi
Korban Pembunuhan Sukabumi Aktif di Masjid Al Barkah
Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), korban pembunuhan yang dibakar dalam mobil di Sukabumi, Jawa Barat dikenal baik para pangurus masjid.
Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), salah satu korban pembunuhan yang dibakar dalam mobil di Sukabumi, Jawa Barat dikenal baik para pangurus Masjid Al Barkah.
Pengusaha yang akrab disapa Pupung itu diketahui rajin salat subuh berjamaah dan menjadi donatur masjid.
Kesaksian itu disampaikan oleh Jani Ibrahim (38) marbot Masjid Al Barkah.
• Polisi Ungkap Motif Pembunuhan dan Pembakaran Mayat Ayah Anak di Mobil yang Dilakukan Istri Sendiri
Dirinya mengaku kaget ketika mengetahui kabar kematian Pupung yang tewas bersamamu putranya, M Adi Pradana alias Dana (23).
Sebab, Pupung rutin salat subuh berjamaah setiap hari.
"Kaget, karena memang orangnya baik, sering salat subuh jamaah di sini, dia juga aktif maghrib mengaji setiap hari.fia juga jadi donatur tetap masjid udah lama," ungkap Pupung ditemui di Masjid Al Barkah, Jalan Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa (27/8/2019).
• Polisi Ungkap Motif Pembunuhan dan Pembakaran Mayat Ayah Anak di Mobil yang Dilakukan Istri Sendiri
Absennya Pupung di Masjid Al Barkah sejak Kamis (22/8/2019) lalu menurutnya menjadi pertanda kematian.
Sebab, Pupung diketahui selalu hadir lebih awal, baik jelang Salat Subuh maupun Salat Maghrib.
Bahkan, sebelum Shalat Maghrib berjamaah, Pupung seringkali menikmati segelas kopi di ruang marbot depan masjid.
Begitu juga ketika habis Salat Subuh berjamaah.
"Terakhir ketemu itu kira-kira sebelum Jumat, Kamis. Bingungnya itu dia nggak muncul, biasanya itu duluan sebelum saya bangun. Biasanya juga sebelum Maghrib dia dateng, kita ngopi dulu, dia pasti tanya ada kopi apa nggak? Kalau nggak ada dia langsung kasih duit buat beli," ungkap Pupung.
Kematian Pupung yang tragis pun diakuinya sangat mengejutkan.
• Dua Mayat Terpanggang di dalam Mobil, Polisi Baru Saja Menangkap Pelakunya, Korban Pembunuhan?
Sebab, Pupung diketahui sangat akrab dengan tetangga ataupun pengurus masjid, Pupung pun katanya tidak pernah terlihat terbebani ada masalah.
"Orangnya enak, kita biasa ngobrol setiap hari. Dia biasa cerita soal keluarganya, tapi nggak pernah cerita ada masalah, ya memang orangnya lurus-lurus aja," tambahnya.
Salat gaib
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/marbot-masjid-korban-pembunuhan.jpg)