Ganjil Genap

Ini Alasan Sopir Angkutan Barang Tolak Ganjil Genap

Ini Alasan Sopir Angkutan Barang Tolak Ganjil Genap. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Ini Alasan Sopir Angkutan Barang Tolak Ganjil Genap
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Pekerjaan konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek telah mencapai 86 persen hingga akhir Juni 2019. 

RATUSAN pengemudi angkutan barang melakukan aksi demo di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (27/8) untuk menolak kebijakan ganjil genap yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Koordinator Aliansi Pengemudi Angkutan Barang Indonesia (APABI) Rusli Sudin mengatakan pihaknya menolak kebijakan ganjil genap karena dianggap menimbulkan masalah bagi para sopir.

“Ganjil genap menyengsarakan para pengemudi angkutan barang yang beroperasi atau melintas di Jakarta,” ucap Rusli, Selasa (27/8/2019).

PT Angkasa Pura II Dukung Pengembangan dan konektivitas Udara di Ibu Kota Baru

Selain itu kebijakan ganjil genap juga menghambat distribusi barang yang berujung kerugian bagi para pengemudi angkutan barang, masyarakat maupun pelaku usaha.

“Peraturan ganjil genap sangat merugikan para pengemudi angkutan barang karena akan semakin sulit mencari nafkah untuk keluarganya,” ujar Rusli.

Sehingga penolakan kebijakan ganjil genap terhadap kendaraan angkutan barang menjadi sesuatu yang tidak dapat ditawar.

“Mobil angkutan barang adalah ujung tombak distribusi barang. Menghambat distribusi barang berarti menyusahkan para pengemudi dan masyarakat,” tegas Rusli.

Sementara itu pada aksi demo tersebut sedikitnya ada lebih dari 400 mobil operasional yang dihadirkan dengan jumlah sopir mencapai lebih dari 500 orang.

Film Kisah Hidup Almarhum KH Arifin Ilham Tayang di Bioskop 5 September Sempat Jadi Polemik Poligami

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved