Fakta Dibalik Kisah Wanita Pembunuh Pria yang Kesepian

Belle Gunnes, wanita berumur 46 tahun, dikenal sebagai pembunuh berantai paling sadis dan membunuh pria-pria yang kesepian.

3. Pembunuhan berantai

Uangnya lalu digunakan Belle untuk membeli lahan pertanian La Porte, seluas 48 hektar, pada 1901.

Tahun berikutnya, ia menikah dengan pria Norwegia bernama Peter Gunness.

Delapan bulan kemudian, Peter Gunness ditemukan mati dengan bagian belakang kepala yang hancur.

Belle, sambil menangis histeris, mengatakan kepada dokter bahwa penggiling daging jatuh ke atas kepala suaminya tersebutnya.

Dengan tidak adanya bukti dan otopsi, kematian Peter ditetapkan sebagai kecelakaan.

Beberapa tahun kemudian, Belle mulai memasang iklan pribadi di koran.

Cara tersebut berhasil, mengingat banyak pria yang tertarik dan mendatanginya.

George Berry datang dari Illinois dengan membawa uang tunai sebesar 1500 dollar AS.

Christian Hilkven menjual pertaniannya dengan harga 2.000 dollar AS, lalu mengunjungi Belle.

Emil Tell juga datang ke La Porte dengan membawa 2000 dollar AS, sementara Ole Budsberg dan John Moe membawa 1.000 dollar AS.

Semua pria tersebut tidak pernah terlihat lagi setelahnya.

“Seperti kebanyakan psikopat, Belle sangat cerdik dalam mengidentifikasi korbannya,” kata Schechter.

“Pria-pria tersebut merupakan bujang kesepian yang diabaikan keluarganya. Belle menipu mereka dengan gambaran perempuan yang suka memasak dan melukis – menjanjikan kehidupan rumah tangga yang akan mereka nikmati,” tambahnya.

Selanjutnya
4. Penemuan mayat
Halaman
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved