Minggu, 3 Mei 2026

Sering Mogok, Mobil Dinas Jokowi Bakal Diganti

MOBIL kepresidenan yang digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini dinilai sudah tidak layak, karena telah berusia 10 tahun lebih dan kerap mogo

Tayang:

Menurutnya, kejadian mogok pernah dialami saat kunjungan ke daerah, sehingga diputuskan menggunkan kendaraan lain yang tidak sesuai standar mobil kepresidenan.

"Kami kalau bekerja tidak sesuai standar ya bagaimana," cetus Heru.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan, kebutuhan mobil kepresidenan yang baru sangat diperlukan, mengingat beberapa kali mengalami gangguan.

Baca: Inilah Penyebab Mobil Dinas Presiden Jokowi Mogok di Tengah Jalan

"Saya melihat ada urgensi luar biasa untuk pembaruan ini," ujar Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/3/2017). 

Pratikno sempat mendiskusikan pengadaan baru mobil kepresidenan bersama Presiden Joko Widodo.

Dari diskusi itu, Pratikno mendapatkan jawaban Presiden Jokowi tidak ingin adanya pengadaan mobil kepresidenan yang baru.

Baca: Jokowi Adakan Kuis Berhadiah Sepeda, Jawaban Netizen Mulai dari Serius Sampai yang Konyol

"Kalau tanya Pak Presiden, selalu bilang enggak usah, ngapain, enggak apa-apa," ungkapnya. 

Pratikno menambahkan, sebenarnya pengadaan mobil kepresidenan tersebut hanya di tingkat menteri, tanpa harus persetujuan Presiden.

Namun, Pratikno belum memutuskan apakah perlu pengadaan mobil kepresidenan tersebut atau tidak.

BREAKING NEWS: Papua Barat Membara Lagi, Kali ini Aksi Pembakaran Merembet ke Fakfak

"Jadi saya melihat ada urgensi luar biasa. Sangat tidak layak. Sudah beberapa kali mogok, kok."

"Di Banjarnegara pernah mogok, di Kalimantan pernah, di Jawa Timur Ponorogo kalau enggak salah. Jadi sudah ada urgensi. Cuma kalau tanya Presiden, enggak usah," papar Pratikno. 

Mogok di Kalimantan Barat

Mobil dinas RI 1 sempat mogok saat Presiden Joko Widodo melakukan perjalanan dinas di Kalimantan Barat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved