Rabu, 13 Mei 2026

Sadio Mane Sangat Lugu Saat Pertama Kali Datang ke Eropa

Seorang jurnalis Prancis masih ingat peristiwa lucu tentang Sadio Mane, yang baru pertama kali ke Eropa

Tayang:
Standard
Selebrasi gol satu mata meniru selebrasi Roberto Firmino akan terulang jika Sadio Mane berhasil melesakkan bola ke gawang Crvena Zvezda di Belgrade, Serbia. 

Siapa yang tidak kenal Sadio Mane sekarang? Pemain gelandang serang ini adalah salah satu pemain paling penting di skuad Liverpool.

Mane berperan besar dalam membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions musim 2018-2019. Kemudian dia melngkapinya dengan Piala Super Eropa, setelah Liverpool mengalahkan Chelsea lewat du penalti.

Dia juga membawa Timnas Senegal di babak final Piala Afrika 2019, meski akhirnya kalah dari Timnas
Aljazair.

Sadio Mane rayakan gol ke gawang Wolves Minggu (12/5).
Sadio Mane rayakan gol ke gawang Wolves Minggu (12/5). (@LFC)

Untuk dua prestasi tersebut, Mane menjadi salah satu kandidat Pemain Terbaik FIFA, yang akan diumumkan pada September nanti.

Semua kiprah Mane ini mungkin tak akan terjadi andaikata FC Metz tidak membawanya keluar dari kampungnya di Senegal.

Bisa dibilang, klub Prancis itulah yang menemukan Mane, sebab mereka kepincut dengan permainan pemuda berusia 21 tahun itu.

Delapan tahun lalu, ketika menginjakkan kaki di Prancis, Mane masih sangat lugu, jika tak mau menyebutnya ndeso.

Seorang jurnalis Prancis masih ingat, Mane muda pernah meminta dirinya memotret pemain itu, karena dia ingin mengirim foto untuk ibunya di Senegal.

"Dia melihat saya memegang kamera, dan meminta saya memotret dirinya karena dia ingin mengirim foto untukmibunya," kata jurnalis tersebut

Jurnalis itu kemudian memotret Mane, yang hanya berpose berdiri tegak.

Foto Sadio Mane hasil jepretan jurnalis Prancis. Foto ini kmudian dikirim Mane ke ibunya di Senegal.
Foto Sadio Mane hasil jepretan jurnalis Prancis. Foto ini kmudian dikirim Mane ke ibunya di Senegal. (Twitter/ Kloppholic)

Masalah kemudian muncul, sebab Mane ternyata belum memiliki alamat surat elektronik (surel). Jurnalis itu bingung bagaimana caranya dia mengirim foto tersebut.

"Watu saya tanya alamat surelnya, dia hanya menggelengkan kepala," kata jurnalis tersebut sebagaimana dilansir Sport Bible.

Mane kemudian memberikan alamat surel Metz sebagai jalan keluarnya.

Satu hal lagi yang diingat jurnalis itu, sebelum difoto, Mane sempat bertanya, "Ini gratis kan?"

Bisa jadi dia mengira jurnalis itu seperti tukang foto keliling di desanya, Sedhiou, yang menarik bayaran
setiap mengambil gambar.

Jurnalis itu juga masih ingat, saat bri Senegal, Mane selalu membungkukkan badannya setiap bertemu orang lain.

"Dia membungkuk seperti orang Jepang. Waktu saya tanya soal dirinya, dia mengatakan pencari bakat Metz menemukan dirinya di kampung. Dia langsung setuju dibawa ke Prancis karena melihat ada peluang," kata jurnalis tersebut.

Untungnya kesederhanaan Mane ini tak hilang meski pun dirinya sudah menjadi pemain top. Hal ini diungkapkan oleh Imam Masji Al Rahmah di Liverpool.

"Dua cukup sering datang ke mari. Meski pun di rumahnya terparkir mobil Bentley, tapi dia memilih menggunakn mobil yang biasa-biasan saja, sehingga tidak menarik perhatian," kata Abu Usamah Al-Tahabi, Imam Masji Al Rahmah.

Al-Tahabi menduga latar belakang Mane, yakni keluarga miskin di Senegal, yang membuatnya tetap rendah hati.

"Mane datang dari desa yang miskin, sehingga dia selalu berusaha membantu orang lain. Dia juga enuh inisiatif, salah satunya dengan membangun masjid di desanya," ujar Al-Tahabi.

Sadio Mane Disarankan Pindah ke Real Madrid, Tapi El Real Hanya Mau Barter dengan Asensio

Belum Lama Dipuji, Kiper Adrian Bikin Blunder Fatal, Untung Liverpool Unggul 2-1 Lawan Southampton

Kutukan Juara Piala Super Eropa Tak Pernah Juara Liga Inggris, Akankan Dialami Liverpool?

Nama Mane memang tidak sekondang Mohamed Salah, rekannya di Liverpool, yang langsung menggebrak di musim pertamanya. Namun, perlahan tapi pasti, Mane menunjukkan kiprah yang tak boleh diabaikan oleh Juergen Klopp.

Selain dua trofi bergengsi yang dbawanya ke klub, Mane juga memiliki ketahanan fisik luar biasa. Dalam 373 hari terakhir, dia bermain di 63 pertandingan, dan tidka menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved