Berita Video
VIDEO: Kemenaker Buka Seleknas Kompetisi Keterampilan Tingkat ASEAN 2019 di BBPLK Bekasi
"Berdasarkan pengalaman Indonesia dalam kejuaraan ASC selalu masuk juara, baik itu juara umum (pertama) maupun kedua.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas menggelar Seleksi Nasional (Seleknas) Calon Kompetitor ASEAN Skills Competition (ASC) atau Kompetisi Keterampilan Tingkat ASEAN ke– XIII Tahun 2019.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Menteri Bidang Kerjasama International Kementerian Ketenagakerjaan, Suhartono di BBPLK Bekasi, pada Selasa (20/8/2019).
Seleknas Calon Kompetitor ASC ini dilaksanakan pada 20 sampai 22 Agustus 2019 yang diselenggarakan di 10 lokasi antara lain BBPLK Bekasi, BBPLK Bandung, BBPLK Semarang, BBPLK Serang, Hotel Horison Ultima Bekasi, Puspita Martha Beauty International School Jakarta, Universitas Bina Nusantara Jakarta, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Jakarta, dan Akademi dan Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) Karawang, serta SMKN 1 Batam.
Suhartono menjelaskan Seleknas ini diikuti oleh 300 orang yang terdiri dari para juara Seleksi Daerah (Selekda) dari berbagai provinsi di Indonesia yang berhasil melampaui passing grade, Juara Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan perwakilan dari industri.
Adapun seleksi nasional ini meliputi 20 kejuruan yakni mechatronics, electronics, mobile robotics, refrigeration and air conditioning, industrial automation, restaurant service, cooking, hairdressing, beauty therapy, mechanical engineering CAD, IT software solutions for business.
Kemudian web technologies, IT network systems administration, graphic design technology, welding, electrical installations, Internet of Things (IOT), fashion technology, automobile technology, dan CNC maintenance.
"Dari 300 peserta Seleknas itu ada terpilih akan terpilih tiga peserta individu dan dua tim terbaik dari tiap kejuruannya," ujar Suhartono kepada awak media, Selasa (20/8/2019).
Suhartono menuturkan selanjutnya akan diikutsertakan pada pemusatan latihan (Training Centre) di lembaga pendidikan dan pelatihan yang telah ditetapkan.
"Berdasarkan pengalaman Indonesia dalam kejuaraan ASC selalu masuk juara, baik itu juara umum (pertama) maupun kedua. Jadi terbukti Indonesia memiliki kualias yang baik tak kalah dengan Internasional," ungkap dia.
Untuk itu, prestasi Indonesia dalam ASC merupakan suatu hal yang harus diperjuangkan.
Prestasi yang selama ini sudah baik harus dipertahankan bahkan ditingkatkan dalam rangka menjaga martabat dan kehormatan Bangsa Indonesia dalam pergaulan internasional khususnya di kawasan ASEAN.
"Jadi kami meminta agar penyiapan keikutsertaan Indonesia pada ASC ke- XIII Tahun 2020 harus dilaksanakan secara profesional dan didukung oleh banyak pihak, termasuk pemerintah daerah," jelas dia.
Suhartono berpesan kedepannya agar pemerintah daerah diharapkan dapat lebih meningkatkan perannya, baik dalam pendanaan maupun upaya pencarian calon kompetitor tingkat provinsi yang lebih berkualitas, dan juga industri yang belum berpartisipasi diharapkan dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan ini nantinya.
“Kami percaya ASC dapat menjadi motivasi bagi kaum muda Indonesia agar selalu berupaya mengembangkan kompetensinya hingga mencapai standar internasional. Dengan penguasaan kompetensi-kompetensi inilah kaum muda kita akan mampu bersaing bahkan dengan tenaga kerja dari negara-negara lainnya,” kata Suhartono.
• VIDEO: Komunitas Ciliwung Depok Kibarkan Bendera Merah Putih di Tengah Sungai
ASC adalah platform yang sangat baik untuk menginspirasi kaum muda Indonesia untuk terus menerus meningkatkan wawasan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap kerja (attitude) yang diperlukan dalam dunia kerja, seperti berkemauan keras, mampu beradaptasi, serta optimisme tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kemenaker-buka-seleknas-kompetisi.jpg)