Sejarah

Dahulu Bekasi Bagian dari Jakarta, Mengapa Berpisah? Begini Sejarah Singkatnya

WALI KOTA BEKASI Rahmat Effendi memunculkan wacana terkait Kota Bekasi bergabung ke wilayah DKI Jakarta.

Dahulu Bekasi Bagian dari Jakarta, Mengapa Berpisah? Begini Sejarah Singkatnya
Warta Kota/Muhammad Azzam
Gedung Juang 45 Bekasi, yang tampak merana dan kurang terurus meski meninggalkan jejak sejarah panjang Bekasi. 

"Jadi mulai keluar dari Jakarta ketika Indonesia menjadi negara bagian atau Republik Indonesia Serikat (RIS), karena Bekasi lebih milih masuk ke NRKI yang beribu kota di Yogyakarta..."

WALI KOTA BEKASI Rahmat Effendi memunculkan wacana terkait Kota Bekasi bergabung ke wilayah DKI Jakarta.

Wacana itu mencuat ketika Rahmat ditanya mengenai pembentukan Provinsi Bogor Raya yang dilontarkan Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Provinsi Bogor Raya itu terdiri dari Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

Namun, Pepen sapaan akrabnya lebih memilih bergabung ke DKI Jakarta ketimbang ke Provinsi Bogor Raya yang diwacanakan oleh pihak Bogor.

Anisa Bahar Tidak Setuju Jika Bekasi Bergabung dengan DKI Jakarta Menjadi Jakarta Tenggara

Iklan Shope Cristiano Ronaldo Ternyata Main di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi

Polisi Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Puluhan Siswa SMP di Kota Bekasi, Sampel Makanan Diuji Lab

Sejarawan Bekasi Ali Anwar menyebut, dahulu Bekasi masih dalam satu bagian dari DKI Jakarta.

Sehingga kata yang cocok digunakan bukan bergabung melainkan kembali.

Bekasi masuk ke wilayah Provinsi Jawa Barat pada tahun 1950 melalui keputusan Pemerintah Pusat.

Sebelumnya, kata Ali Anwar, pada abad ke 5- 16 masehi terdapat kerajaan Tarumanegara yang di dalamnya masuk wilayah Bekasi dan Sunda Kelapa (Jakarta).

Kemudian pada zaman penjajahan Belanda, lanjut Ali, Bekasi masih masuk dalam wilayah Jakarta yang dahulu terkenal dengan nama Meester Cornelis atau Keresidenan Batavia.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved