Pencemaran Laut

Pertamina Siap Ganti Rugi Nelayan dan Pemilik Tambak Imbas Tumpahan Minyak

Pertamina Siap Ganti Rugi Nelayan dan Pemilik Tambak Imbas Tumpahan Minyak. Pertamina juga libatkan nelayan bersihkan tumpahan minyak.

Pertamina Siap Ganti Rugi Nelayan dan Pemilik Tambak Imbas Tumpahan Minyak
Wartakotalive.com/Mohamad Yusuf
Penanganan kebocoran gas dan tumpahan minyak dari anjungan yang dioperasikan PT. Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) terus intensif dilakukan. Pihak PHE ONWJ telah memasang Oil Boom telah digelar sepanjang 8.605 meter untuk menghalau tumpahan minyak di perairan dan di pesisir pantai Utara Jawa. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- PT Pertamina bersedia memberikan ganti rugi kepada semua pihak yang terdampak akibat tumpahan minyak di sekitar anjungan Lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) perairan Karawang.

"Kami bertanggungjawab dan siap ganti rugi kepada pihak yang dirugikan. Khususnya nelayan dan pemilik tambak," ujar Fajriyah Usman selaku VP Corporate Communication Pertamina, kepada Wartakotalive.com, Rabu (14/8/2019).

Fajriyah menjelaskan dalam proses ganti rugi ini, pihaknya melibatkan Pemerintah Daerah setempat maupun Kementerian terkait seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Karena mereka yang punya data dan lebih tahu. Kemarin juga sudah keluar SK Bupati Karawang terkait pembentukan komite untuk memformulasikan dalam menghitung besaran nilai ganti rugi," jelas dia.

Tak hanya Karawang yang terdampak parah, wilayah lain yang terkena dampaknya juga akan diberikan ganti rugi.

"Ini kan nyebar ke mana-mana, sampai ke pantai Bekasi dan Kepulauan Seribu.
Itu juga sama saja kita hitung juga, intinya kami akan bertanggung jawab akan hal itu," ucap dia.

MELIBATKAN NELAYAN

Saat ini Pertamina juga masih berupaya mengatasi tumpahan minyak sumur YYA-I yang terjadi di perairan Karawang.

Para nelayan juga saat ini dilibatkan dalam pembersihan sisa tumpahan minyak tersebut.

"Nelayan kita libatkan dalam pembersihan, kadang kita sewa juga perahunya untuk pembersihan dan kita sewa motornya untuk akomodasi. Mereka bisa dapat Rp 100-200 ribu per hati, itu kan menganti pendapatan keseharian mereka yang hilang," katanya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved