Piala AFF 2018
Fakhri Husaini Tetap Puas, Meski Keinginan Tidak Tercapai
Fakhri Husaini masih punya PR dalam mempersiapkan skuadnya melawan Myanmar di laga terakhir Grup A.
Pelatih Timnas Indonesia U18, Fakhri Husaini, tak memperoleh keinginannya dalam laga Indonesia versus Laos, Senin (12/8). Namun dia masih bersyukur skuadnya bisa memenangi pertandingan tersebut dengan skor 2-1.
Keinginan Fakhri di laga ini adalah, timnya menang dengan cleansheet. Hanya saja, gawang skuad Garuda Muda malah kemasukan lebih dulu.
Adalah gelandang Laos, Alounnay Lounlasy, yang memecah kebuntuan dalam laga ini, setelah kedua tim bermian imbang 0-0 di babak pertama.
Di menit ke-69, pemain gelandang ini mampu melewati adangan Risky Ridho, dan melepaskan tembakan yang sangat keras.
Kiper indonesia, Ernando Ari, sudah berusaha menepisnya, tapi laju tembakan yang kencang melebihi upayanya.
Kedudukan 0-1 untuk Laos itu tak berlangsung lama, sebab dua menit kemudian Indonesia menyamakan kedudukan. Bagus Kahfi memperoleh bola tepat di mulut gawang, dang langsung menceploskan si kulit bundar.
Hasil imbang ini membuat pertandingan menjadi alot, sebab Laos memilih bertahan rapat. Ditambah lagi kiper mereka, Solasak Thilavong, bermain apik.
Gedoran tembakan Indonesia banyak yang melebar. Sekalinya akurat, Solasak sudah siap menangkap bola.
Hanya saja, kiper ini ternyata tak siap jika temannya sendiri yang tidak sengaja menembakkan bola ke gawangnya. Itulah yang menjadi keberuntungan Indonesia, sehingga bisa memenangi laga ni.
Di masa injury time, bek Laos, Anoulack Vannalath, berusaha menghalau umpan silang Bagas Kaffa. Hanya saja, bola malah masuk ke gawangnya sendiri.
Maka wajar jika Fakri tak terlalu kesal, karena keinginannya memperoleh cleansheet belum tercapai. Sebaliknya dia senang para pemainnya tak kendor semangatnya, saat mereka tertinggal 0-1.
Pelatih ini paham bahwa Laos bermain lebih terstruktur dibandingkan lawan-lawan mereka sebelumnya, Filipina, Timor Leste, dan Brunei Darussalam.
"Mereka disiplin sekali, dan membagi tim menjadi dua grup. Lima menyerang dan lima lainnya bertahan tanpa keluar dari posisi," katanya.
Namun dia juga tahu bahwa ada masalah di skuadnya, yakni akurasi tembakan. Dalam laga tadi, Bagus, David Maulana, Beckham Putra, dan Sutan Zico memiliki banyak peluang, namun tembakan mereka melebar.
Dengan kemenangan 2-1 ini, Indonesia lolos ke babak semifinal dan sampai saat ini mempertahankan posisi sebagai juara grup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pemain-timnas-u-18-indonesia-bagus-kahfi-dan-rendy-juliansyah.jpg)