Sabtu, 11 April 2026

Berita Video

VIDEO: Tidak Takut Mati Lampu, SMP Negeri 1 Punya Panel Surya

"Panel surya ini mengubah energi matahari yang ada jadi energi listrik di SMP Negeri 1," ungkap Hermansyah, Jumat (9/8).

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau teknologi panel surya dipasang di salah satu gedung di SMP Negeri 1, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019). 

SMP Negeri 1 Cikini, Menteng, Jakarta Pusat dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau teknologi panel surya. Alat itu mampu mengubah energi matahari menjadi energi listrik.

Wakil Bidang Sarpras SMP Negeri 1 Hermansyah mengatakan panel surya tersebut sejauh ini bekerja dengan sangat baik untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik.

"Panel surya ini mengubah energi matahari yang ada jadi energi listrik di SMP Negeri 1," ungkap Hermansyah, Jumat (9/8).

Panel surya yang ditempatkan di atap gedung baru sayap kiri SMP Negeri 1 tersebut selanjutnya mengalirkan energi matahari yang diserap panel ke dalam baterai yang diletakkan di bawah tangga gedung baru.

"Urutannya energi matahari tersebut diserap panel, nanti setelah dari panel dialirkan ke batere yang totalnya ada 50 batere," ungkapnya.

Setelah dari baterai, energi matahari tersebut lalu dialirkan ke sebuah alat dimana terlihat seberapa besar energi yang diperoleh. Baru lah energi itu diberdayakan untuk mengaliri listrik di SMP Negeri 1.

"Dengan alat itu bisa menyumbang energi listrik untuk penerangan di ruangan yang ada di sekolah bersama PLN," ungkap Hermansyah.

Adapun panel surya atau PLTS yang dipasang di atap gedung baru itu sudah dibangun sejak tahun 2013 silam yang berbarengan dengan pembangunan gedung baru tersebut.

Sekadar informasi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono mengatakan sejumlah gedung sekolah di Jakarta sudah dipasang panel surya. Salah satunya di SMP Negeri 1, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

"Kalau 100 (sekolah), ada (yang sudah dipasangi panel surya). Ke SMP 1 saja lihat," ujar Ratiyono, Selasa (6/8). (jhs)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima kedatangan General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, Ikhsan Asaad di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

Pertemuan itu untuk menjelaskan langkah kedepan untuk antisipasi agar kejadian padamnya listrik seperti yang terjadi pada Minggu (4/8) lalu tidak terulang kembali.

“Ada hikmah yang besar dari peristiwa kemarin. Hikmahnya menyadarkan kita semua pentingnya memiliki standar operasi tindakan dalam kondisi kedaruratan tanpa ada aliran listrik,” ucap Anies.

Menurut Anies ada banyak langkah kedaruratan yang kita miliki dengan asumsi ada aliran listrik dan kejadian kemarin membuat perlu disiapkan standar operasional.

“Kita ingin peristiwa kemarin tidak berulang lagi dan itu artinya semua back up plan disiapkan,” ungkapnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved