Listrik Padam

Antisipasi Listrik Padam, PLN Siapkan PLTD Sumber Cadangan Listrik MRT Jakarta

PLN telah menyiapkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel di daerah Senayan, Jakarta Selatan sebagai sumber listrik cadangan transportasi MRT Jakarta.

Antisipasi Listrik Padam, PLN Siapkan PLTD Sumber Cadangan Listrik MRT Jakarta
Istimewa
PLTD Senayan yang disiapkan PLN sebagai smber cadangan listrik untuk transportasi MRT. (Foto: Istimewa) 

Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyiapkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di daerah Senayan, Jakarta Selatan sebagai sumber listrik cadangan transportasi Mass Rapid Transit (MRT) di DKI.

Hal itu berkaca pada lumpuhnya pelayanan MRT akibat pemadaman listrik yang terjadi pada Ahad (4/8/2019) lalu.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PT PLN (Persero), Haryanto WS mengatakan, PLTD Senayan memiliki kapasitas tegangan 101 Megawatt (MW).

Daya sebesar ini, kata dia, mampu mengoperasikan transportasi MRT sekaligus sebagai suplai pasokan kelistrikan Jakarta pada saat situasi darurat.

“PLTD Senayan mulai dioperasikan pada bulan Oktober ini, dan akan stand by (bersiaga) operasi sebagai back up emergency untuk MRT dan juga sebagai black starter power untuk unit Pembangkit di Muara Karang dan Tanjung Priok, Jakarta Utara,” kata Haryanto berdasarkan siaran pers yang diterima pada Jumat (9/8/2019).

 TERBONGKAR, Pelatih Paskibraka Tahu Tubuh Aurel Lebam dan Dipaksa Makan Kulit Jeruk

 TERUNGKAP, Wali Kota Airin Rachmi Diany yang Lapor Polisi Terkait Kematian Aurel yang Janggal

 Oknum Prajurit TNI AD Pratu DAT Terbukti Jual Ratusan Amunisi ke KKB Papua Terancam Hukuman Mati

 Ajudan Iriana Jokowi, Sandhyca Putrie yang Masih Lajang Masuk Tentara Lewat Jalur Sarjana

 

Menurut dia, saat ini MRT beroperasi dengan mengandalkan dua sumber listrik yang berbeda, sehingga bila pasokan listrik utama mengalami gangguan maka otomatis akan beralih ke sumber cadangan.

Namun apabila dua pasokan tersebut mengalami gangguan seperti yang terjadi pada hari Minggu, 4 Agustus 2019, maka operasional MRT akan dipasok dari PLTD Senayan sebagai back up terakhir.

“PLTD ini mampu beroperasi hingga 8 hingga 10 jam dengan bahan bakar penuh,” ujarnya.

Dia menambahkan, PLTD Senayan menggunakan bahan bakar B20 dengan campuran bahan nabati sebesar 20 persen dengan rasio 0,21 liter bahan bakar per kWh.

 Niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah yang Jatuh Pada Tanggal 9-10 Agustus 2019

 FAKTA Anggota TNI Pratu DAT Jual Amunisi ke OPM, Ditangkap Saat Sedang Datang ke Acara Kedukaan

 Ternyata Jumharyono Berhubungan Intim Sebelum Bunuh Istrinya

Angka tersebut lebih efisien jika dibandingkan dengan generator yang rata-rata memiliki rasio 0,3 - 0,32 liter bahan bakar per kWh.

“Noise (kebisingan) dari pembangkit ini juga telah direduksi sehingga tidak menimbulkan suara berlebihan. PLTD Senayan juga dipastikan telah mengikuti regulasi yang telah ditetapkan,” jelasnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved