Listrik Padam

Ikan Koi Mati Gara-gara Pemadaman Listrik Massal, Pemiliknya Gugat PLN

DUA warga menggugat PLN ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, setelah ikan koi milik mereka mati akibat pemadaman listrik massal pada Minggu.

Ikan Koi Mati Gara-gara Pemadaman Listrik Massal, Pemiliknya Gugat PLN
Google Images
Logo PLN 

DUA warga menggugat PLN ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, setelah ikan koi milik mereka mati akibat pemadaman listrik massal pada Minggu (4/8/2019) lalu.

David Tobing, kuasa hukum pemilik ikan koi, mengatakan pihaknya menempuh jalur gugatan sederhana.

Para pemilik, katanya, bukan pedagang, melainkan kolektor ikan koi.

Kisah Pilu JJ Rizal Kehilangan 43 Ekor Ikan Koi Gara-gara Blackout Massal, Sebut PLN Kurang Ajar

"Sudah ada pemilik ikan koi yang berdomisili di Jakarta Selatan ingin mengajukan gugatan karena ikan koinya mati."

"Karena mereka di Jakarta Selatan, jadi bisa memakai gugatan prosedur sederhana," ujar David kepada Tribunnews.com, Rabu (7/8/2019).

Pihak pemilik ikan koi mengaku rugi, karena sudah memiliki ikan asli Jepang ini dalam waktu yang cukup lama.

Enam Jenderal Polisi Masuk 40 Besar Calon Pimpinan KPK, Ini Kata Mabes Polri

Menurut David, para pemilik sudah memiliki kedekatan dengan ikan koinya.

"Ada ibu rumah tangga yang ikannya itu sudah 13 tahun ada yang 8 kg."

"Jadi mereka ikatan batinnya sudah sangat jauh," ungkap David.

PLN Gelontorkan Rp 865 Miliar untuk Bayar Ganti Rugi Pemadaman Listrik kepada 22 Juta Pelanggan

David mengungkapkan, gugatan tersebut tidak memakan waktu lama, yakni kurang dari sebulan.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved