Jumat, 10 April 2026

Perbuatan Jumharyono Bunuh Istri dan Bakar Anak Tirinya, Keluarga: Sadis

Tak hanya membunuh, bahkan Jumharyono tega membakar anak tirinya, RY (5), setelah gagal melakukan percobaan bunuh diri dengan cara membakar rumah.

Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ahmad Sayuti (25), adik Khoriah, saat hendak mengambil jenazah kakaknya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (6/8/2019). 

Menurutnya, Jamharyono pantas dihukum seumur hidup karena perbuatan membakar diri membuat anak almarhum, RY (5) mengalami luka bakar parah.

Ahmad mengatakan, keluarga besar amat berduka saat mendengar kabar tewasnya Khoriah sekira pukul 07.00 WIB tadi dari satu tetangga Khoriah.

WARTA KOTA, KRAMATJATI--- Ahmad Sayuti (25), adik bungsu almarhumah Khoriah, seorang ibu yang dibunuh Jumharyono di kontrakan, Jalan Dukuh V RT 10 RW 07 Kelurahan Dukuh, Selasa (6/8/2019) sekira pukul 02.00 WIB, menilai perbuatan kakak iparnya tergolong sadis.

Tak hanya membunuh, bahkan Jumharyono tega membakar anak tirinya, RY (5), setelah gagal melakukan percobaan bunuh diri dengan cara membakar seluruh isi rumahnya.

"Sadis itu. Ponakan saya masih kecil, tapi tega mau dibakar hidup-hidup. Saya berharap pelaku dihukum penjara seumur hidup karena perbuatannya. Kalau tidak bisa seumur hidup, dihukum yang paling berat sesuai perbuatannya," kata Ahmad di RS Polri Kramatjati, Selasa (6/8/2019).

Dinobatkan Jadi Mahasiswi Baru dari Daerah Paling Jauh dan Terluar 2019

Menurutnya, Jamharyono pantas dihukum seumur hidup karena perbuatan membakar diri membuat anak almarhum, RY (5) mengalami luka bakar parah.

Ahmad mengatakan, keluarga besar amat berduka saat mendengar kabar tewasnya Khoriah sekira pukul 07.00 WIB tadi dari satu tetangga Khoriah.

"Kami (pihak keluarga) belum tahu berapa parah luka bakar RY, tadi pas kami sampai RS Polri dokter bilang belum bisa masuk. Lukanya masih dibersihkan," katanya.

Dikira Sudah Meninggal, Bocah yang Dibakar Ayahnya Lari Saat Api Selimuti Badannya

Setelah mendapat kabar duka, keluarga besar Khoriah di Desa Dukuhbadag, Kecamatan Ketangguggungan, Kabupaten Brebes, bergegas menuju Jakarta.

Ahmad menyebut mereka berbagi tugas, yakni mengurus administrasi di Polsek Kramatjati, RS Polri Kramatjati guna terkait pemakaman Khoriah.

"Orangtua di kampung sudah tahu, ibu langsung histeris pas dikasih tahu kabar. Waktu dapat kabar enggak langsung ke orangtua, ke saudara dulu. Biar enggak terlalu kaget," katanya.

Ingin Tahu Cara Jitu Warren Buffett Membeli Saham?

Khoriah diketahui baru dua tahun menikah dengan Jumharyono.

Pada hubungan sebelumnya yang telah kandas, Khoriah dianugerahi dua orang anak.

Anak pertama yang masih duduk di bangku SMP tinggal di Brebes bersama keluarganya.

Sedangkan RY diasuhnya dari kecil setelah menikah untuk kedua kalinya dengan Jumharyono.

Yuan Melemah Terhadap Rupiah, Inikah saat Tepat Belanja Barang dari China?

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved