Rekayasa Lalu Lintas

Pemotor Kecewa Roda Dua Termasuk Dalam Perluasan Sistem Ganjil Genap

Rencana perluasan rekayasa lalu lintas berupa ganjil genap di sejumlah jalan di Ibu Kota mendapatkan penolakan dari para pemotor.

Pemotor Kecewa Roda Dua Termasuk Dalam Perluasan Sistem Ganjil Genap
Warta Kota/Dwi Rizki
Suasana Jalan Gatot Subroto, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (6/8/2019) siang. 

Rencana perluasan rekayasa lalu lintas berupa ganjil genap di sejumlah jalan di Ibu Kota mendapatkan penolakan dari para pemotor.

Mereka kecewa lantaran sepeda motor termasuk dalam kendaraan yang dibatasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Salah satunya disampaikan oleh Iqbal, warga Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Dirinya menyesalkan kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang membatasi ruang bagi sepeda motor.

Sebab menurutnya, sepeda motor berbeda dengan kendaraan roda empat atau lebih.

Mengingat dimensi dan fleksibilitas yang dimiliki sepeda motor di jalan.

 TERBONGKAR, Pelatih Paskibraka Tahu Tubuh Aurel Lebam dan Dipaksa Makan Kulit Jeruk

 Dengar Penjelasan Plt Dirut PLN, Jokowi Kecewa: Bapak Ibu Ini Orang Pinter, Apa Tidak Dihitung?

 Pria Keturunan Prancis Lolos Seleksi Akademi Militer, Diwawancara Sama Panglima TNI

 Ibunda Menangis Enzo Lolos Catar AKMIL Magelang & Bikin Panglima TNI Kagum

"Kalau mobil kan gede, penuhin jalan. Tapi kalau motor kan beda, jadi seharusnya jangan disamain," ungkapnya ditemui di kawasan Kemang, Pancoran, Jakarta Selatan pada Selasa (6/8/2019).

Dirinya pun kecewa, sebab Anies yang semula menghapus kebijakan yang dibuat oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di awal kepemimpinan, yakni pembatasan sepeda motor di Jalan MH Thamrin itu kini justru semakin memperluas larangan melintas bagi pengendara sepeda motor.

"Saya salut tadinya, tapi kalau sekarang jadi tambah diperluas, ya jelas kecewa," ungkapnya.

Senada dengan Iqbal, Novriandi, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mengaku menolak kebijakan sistem ganjil genap bagi sepeda motor. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan menjadi solusi karena pemotor dipastikan bakal memenuhi ruang jalan di sekitar kawasan ganjil genap.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved