Listrik Padam

Mati Lampu, Stok Vaksin Juga Harus Tetap Dingin

Pasalnya pendingin yang ada di layanan kesehatan (cold chain) akan tahan 8 jam tanpa aliran listrik.

Mati Lampu, Stok Vaksin Juga Harus Tetap Dingin
ABC
Ilustrasi anak diimunisasi 

Tidak hanya Air Susu Ibu (ASI) yang membutuhkan pendingin agar kualitasnya tetap terjaga. Vaksin juga membutuhkan pendingin.    

Saat pemadaman semalam, petugas yang bertanggungjawab akan kualitas vaksin pun was-was ketika pemadaman listrik berdurasi lama. 

Pasalnya tidak ada kepastian pemadaman listrik akan berlangsung berapa lama. Sementara pendingin tanpa aliran listrik hanya kuat beberapa jam saja. 

VIDEO: Satu Emas di Asian Games Jadi Satu Renovasi Perpustakaan

Salah satu petugas yang enggan disebut namanya mengatakan, ia langsung buru-buru membawa beberapa vaksin  ke layanan kesehatan yang memiliki ganset.

Dan ia bersyukur, vaksin-vaksin itu bisa terselamatkan ke tempat yang ada pendingin karena ada aliran listrik dari ganset.

VIDEO: Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Teluk Gong

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendaliann Penyakit Kementerian Kesehatan RI Dr Anung Sugihantono mengatakan, sampai sekarang belum ada laporan ke pusat adanya kerusakan vaksin akibat pemadaman listrik.

Pasalnya pendingin yang ada di layanan kesehatan (cold chain) akan tahan 8 jam tanpa aliran listrik.

VIDEO: Kartika Putri dan Habib Beli Perlengkapan Bayi Sampai ke Jepang

Bahkan bila tidak dibuka-buka walaupun tanpa aliran listrik bisa tahan 12 jam. Sementara kalau keluar masuk alias dibuka tutup ketahanan akan menurun menjadi 4 jam.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir adanya pemadaman listrik membuat vaksin menjadi rusak.

Kalaupun rusak, ada berita acaranya dan ada tata kelolanya. Sehingga dipastikan vaksin yang diberikan ke masyarakat kualitasnya pasti baik.

“Pemerintah memantau kualitas vaksin di pelayanan kesehatan masyarakat. Sebagian besar fasilitas kesehatan punya ganset, jadi kalau pemadaman dalam waktu 3-5 menit , ganset sudah bisa menyala sehingga suhunya tetap bisa tepat,” kata Anung yang dihubungi Wartakotalive.com, Senin (5/8/2019). (lis)

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved