Kamis, 23 April 2026

Berita Video

VIDEO: Satu Emas di Asian Games Jadi Satu Renovasi Perpustakaan

Sebanyak 31 perpustakaan sekolah itu tersebar di Jambi, Riau, dan Sumatra Utara, sesuai dengan jumlah medali emas yang diraih kontingen Indonesia.

Penulis: | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
1 Emas 1 Perpustakaan Tanoto Foundation 

Kebahagiaan atas keberhasilan Indonesia dalam ajang Asian Games 2018 lalu masih terbawa hingga kini.

Indonesia yang meraih 31 medali emas membuat anak-anak di pelosokpun terkena imbas bahagianya.

Adalah Tanoto Foundation yang menggelar program #1Emas1Perpustakaan Tanoto Foundation di sekolah-sekolah mitra Tanoto.

Dengan perolehan 31 medali, ada 31 perpustakaan yang direhabilitasi termasuk ditambahkan koleksi buku-bukunya.

Sebanyak 31 perpustakaan sekolah itu tersebar di Jambi, Riau, dan Sumatra Utara, sesuai dengan jumlah medali emas yang diraih kontingen Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia H. Imam Nahrawi, S.Ag., M.KP menyerahterimakan hasil perbaikan perpustakaan kepada SDN 163/I Bulian Jaya dan SDS Permata Agri Muara Bulian , Batang Hari, Jambi. Lokasinya sekitar 120 km dari Kota Jambi.

"Kami bahagia sekali dengan adanya perpustakaan ini. Bahkan seorang menteri jadi datang ke daerah kami," ujar salah satu guru.

Kedatangan menteri di perkampungan yang sekelilingnya berupa kebun sawit ini disambut kegembiraan. Mereka sudah bersiap sejak pukul 09.00 padahal acara baru dimulai hampir pukul 14.00.

“Terima kasih kepada Tanoto Foundation atas inisiatif menjalankan program #1Emas1Perpustakaan. Bagi kami, program ini adalah bentuk apresiasi Tanoto Foundation kepada atlet-atlet kita yang meraih prestasi pada Asian Games 2018 lalu. Juga memberi kesempatan kepada mereka untuk berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” kata Imam Nahrawi.

Ia meminta perpustakaan tersebut tidak hanya untuk anak-anak saja tapi juga bisa dibuka untuk umum. Pasalnya orangtua juga harus banyak membaca untuk menjawab pertanyaan anak-anaknya.

VIDEO: VIVO Z1 Pro Meluncur di Indonesia, Harganya Rp 3 Juta Lebih Dikit

VIDEO: Vivi Paris Geram Vicky Prasetyo Tak Muncul Saat Proses Konfrontasi di Polres Jakarta Selatan

VIDEO: Imbas Mati Listrik, Warga Gondrong Cipondoh Tangerang Antre Dapatkan Air

Perbaikan dan pengembangan perpustakaan yang dilakukan Tanoto Foundation meliputi renovasi ruangan; penyediaan meja, kursi, dan rak buku; penambahan koleksi buku; hiasan dinding; dan pelatihan budaya baca.

CEO Global Tanoto Foundation Satrijo Tanudjojo mengatakan dengan program #1Emas1Perpustakaan, Tanoto Foundation memberi bukti bahwa prestasi di dunia olahraga bisa memberikan dampak terhadap pengembangan masa depan anak-anak Indonesia melalui perbaikan kualitas pendidikan.

"Kami percaya pendidikan berkualitas akan mempercepat terciptanya kesetaraan peluang. Di Tanoto Foundation, kami mengembangkan potensi individu dan memperbaiki taraf hidup melalui pendidikan berkualitas dari usia dini sampai usia berkarya. Peningkatan budaya baca merupakan salah satu komponen program kami dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar," ujar Satrijo kepada wartawan, Kamis (1/8/2019).

Sebelum adanya program #1Emas1Perpustakaan, Tanoto Foundation telah memberikan perhatian pendidikan lewat Program Pintar.

Program ini memperbaiki lingkungan belajar dengan mendorong anak-anak mempunyai kebiasaan membaca sehingga bisa memperbaiki kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Program Pintar (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) diluncurkan sejak September 2018, melatih kepala sekolah, guru, pengawas, dan masyarakat untuk mengembangkan berbagai praktik baik pembelajaran, termasuk budaya baca.

Hingga saat ini, program Pintar telah menjangkau 958 sekolah, melatih 15.000 guru, dan memberi manfaat kepada lebih dari 210.000 murid. (Lis)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved