Minggu, 10 Mei 2026

Yusril Mengaku Belum Ada Pembicaraan Terkait Kabinet Baru

Ketua Umum (Ketum) Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengatakan belum ada pembicaraan soal kabinet saat bertemu Presiden Joko Widodo.

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ketua Umun Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra saat menjenguk Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ahmad Cholil Ridwan di Rumah Sakit Jantung Binawaluya, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019). 

Perihal isu bahwa dia bakal jadi menteri dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, dia menuturkan sejauh ini belum ada sinyal tersebut.

Namun bila Jokowi nantinya menunujuk kader PBB untuk mengisi posisi penting, Yusril mengatakan banyak kader PBB yang layak.

WARTA KOTA, CIRACAS--- Ketua Umum (Ketum) Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengatakan belum ada pembicaraan soal kabinet saat bertemu Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Kamis (1/8/2019).

Meski membawa sebanyak 45 orang anggota DPP dan DPW PBB di Istana Kepresidenan, tak ada pembicaraan soal kabinet dalam pertemuan itu.

"Kecuali Pak Jokowi mau mulai pembicaraan ya kami sambut, tapi kalau kami yang memulai pembicaraan agak-agak sulit," kata Yusril di RS Jantung Binawaluya, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019).

Omzet Pameran IKM Kreatif di Kantor Wali Kota Jakarta Utara Tembus Ratusan Juta Rupiah

Perihal isu bahwa dia bakal jadi menteri dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, dia menuturkan sejauh ini belum ada sinyal tersebut.

Namun bila Jokowi nantinya menunujuk kader PBB untuk mengisi posisi penting, Yusril mengatakan banyak kader PBB yang layak.

"Jadi kami siap saja, kami mampu. Cukup banyak orang di PBB ini bisa jadi menteri, bisa jadi dubes, pejabat yang lain yang saya kira semua kita serahkan kepada presiden," katanya.

Wanita Tertangkap Bawa Sabu ke Rutan Salemba Merupakan Jaringan Pengedar

Dia mengaku selama ini banyak pihak yang bertanya apakah PBB mendapat jatah kursi menteri karena mendukung Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019 lalu.

Untuk sekarang Yusril hanya bisa mengatakan PBB tetap mendukung pemerintah Jokowi-Ma'ruf selama lima tahun ke depan.

"Itu semuanya kita serahkan kepada presiden. Saya juga sudah mengatakan kepada beliau bahwa PBB akan bersama-sama pak Jokowi-Ma'ruf Amin membantu beliau, mengawal beliau," katanya. 

Pertemuan Yusril dan Jokowi, Bukan Pembagian Jatah Kabinet: Diskusi Wacana WNA Jadi Direksi BUMN

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved