Rabu, 8 April 2026

UPDATE Polisi Tangkap Satu Terduga Pembunuh Alumnus IPB Amelia

Kasus pembunuhan Amelia Ulfa Supandi (22), alumnus IPB, memasuki titik terang setelah tim Polres Kota Sukabumi menangkap satu terduga pembunuhnya

Tribun Jabar/instgram amelia
Foto Amelia Nurul lulus IPB dan unggahan terakhir saat di KRL commuterline. Kasus pembunuhan Amelia Ulfa Supandi (22), alumnus IPB, memasuki titik terang setelah tim Polres Kota Sukabumi menangkap satu terduga pembunuhnya 

Kasus pembunuhan  Amelia Ulfa Supandi (22), alumnus IPB,  memasuki titik terang setelah tim dari Polres Kota Sukabumi menangkap satu terduga pembunuhnya.

WARTA KOTA,JAKARTA---Penangkapan terduga pembunuhan dilakukan di wilayah Cianjur, Jawa Barat Jumat (2/8/2019) pagi.

Kapolres minta wartawan bersabar karena setelah menangkap satu terduga pelaku, pihaknya masih mengembangkan dan akan melakukan release setelah kasusnya lengkap terungkap.

"Ada terduga yang ditangkap, saat ini dalam pengembangan, tunggu release resmi," ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (2/8/2019) petang.

Kapolres belum menjelaskan secara detail identitas terduga yang ditangkap tersebut. Dari keterangan pelaku berjenis kelamin laki-laki ditangkap pagi hari.

Ditemukan di Pinggir Sawah

Sebelumnya, gadis cantik lulusan D3 IPB jurusan Teknologi Industri Benih, Amelia Nurul Supandi (22), ditemukan tewas mengenaskan di Kampung Sarasa, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Senin (22/7/2019).

Jenazahnya ditemukan di pinggir sawah dalam kondisi setengah tak berbusana.

Amelia diidentifikasi sebagai warga Cianjur yang tinggal di Gang Mulus Tornado, Jalan Prof Moch Yamin, RT 2/9, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur.

Jenazahnya langsung dibawa ke Cianjur setelah diautopsi oleh pihak kepolisian Sukabumi.

Jenazah tiba tengah malam dan langsung disambut isak tangis oleh keluarga.

Ditemui selesai melakukan acara pemakaman, duka mendalam masih terlihat dirasakan oleh orangtua Amelia.

Ayah Amelia, Enang Supandi (52), mengatakan, terakhir anaknya pamit untuk berangkat ke Bogor pada Sabtu (20/7/2019) menjelang Asar.

"Ia berangkat menjelang Asar dan pamit akan salat di masjid sekitar Panembong di mana ada angkutan umum L300 yang biasa ia naik menuju Bogor," kata Enang ditemui di rumah duka, Selasa (23/7/2019) siang.

Enang mengatakan, anaknya tersebut minta izin untuk mengambil persyaratan melanjutkan kuliah ke jenjang sarjana di Bogor.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved