KPAI Tegur Keras Wali Kota Tangerang, PAD-nya Besar Tapi Kok Ada Gedung Sekolah yang Rusak?
Tapi ini masalah SDN 15 saja gedungnya rusak seperti ini. Harusnya itu yang terlebih dulu menjadi prioritasnya
Pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melayangkan teguran keras kepada Wali Kota Tangerang Arief R.
Teguran tersebut terkait kondisi atap gedung SDN 15 Kota Tangerang yang nyaris ambruk dan membahayakan keselamatan murid dan guru.
Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati, pun menyayangkan peristiwa yang terjadi di SDN 15 Kota Tangerang. Padahal Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kota Tangerang sangat tinggi.
“PAD Kota Tangerang itu besar, tapi kok ada gedung sekolah yang rusak,” ucap Rita, kepada Wartakotalive.com, Jumat (2/8/2019).
“Untuk itu saya minta kepada Wali Kota segera membereskan masalah ini,” ujar Rita lagi.
Ia juga memberikan sindiran kepada Pemerintahan Kota Tangerang yang tak tanggap mengenai persoalan ini. Menurutnya pemerintahan setempat harus cepat memberikan pelayanan pendidikan yang baik.
“Anak-anak itu belajar harus aman dan nyaman. Jangan dibiarkan sekolah rusak seperti itu,” ucapnya.
Ia pun menyinggung dengan komitmen Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah terhadap pelayanan pendidikan. Menurutnya, program-program yang dicanangkan Pemkot Tangerang tidak berbanding lurus dengan apa yang ada di lapangan.
“Saya kemarin - kemarin juga ketemu Wali Kota Tangerang, membahas soal Kota Layak Anak. Pemkot Tangerang itu punya program Tangerang Cerdas Center untuk mengentaskan anak - anak yang putus sekolah,” ungkapnya.
“Data kemarin ada sekitar 2.000 anak yang putus sekolah di Kota Tangerang. Bahkan Wali Kota juga mau menampung anak-anak yang seperti itu. Tapi ini masalah SDN 15 saja gedungnya rusak seperti ini. Harusnya itu yang terlebih dulu menjadi prioritasnya,” papar Rita.
Akan segera direnovasi
Kepala Bagian Humas Pemkot Tangerang, Ahmad Riki Fauzan memberikan klarifikasi terkait SDN 15. Ia sudah mengunjungi sekolah yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Kota Tangerang pada Kamis (1/8/2019) kemarin.
“Saya sudah cek sekolahnya. Sebenarnya siswa-siswa itu belajar di kelas yang sudah kami renovasi di belakangnya. Kalau bangunan yang rusak itu bagian depan, anak- anak memang main di situ, makanya tertimpa plafon,” tutur Riki saat berbincang dengan Wartakotalive.com di ruangannya.
Riki menyebut Pemkot Tangerang akan melakukan renovasi terhadap SDN 15 secara menyeluruh. Hal itu demi menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar yang baik.
“Nanti kami bagusin lagi dan dilakukan rencana renovasi. Denah - denah bangunannya sudah digambar,” imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wakil-ketua-kpai-rita-pranawati-tengah.jpg)