Senin, 27 April 2026

Berita Jakarta

Jalan Mulus dan Tidak Berlubang Dikeruk, Warga Pertanyakan Pembongkaran oleh Bina Marga

Perbaikan jalan yang terlihat dilakukan Dinas Bina Marga DKI Jakarta pada sejumlah ruas jalan Ibu Kota dipertanyakan para pengguna jalan.

Warta Kota/Dwi Rizki
Perbaikan jalan yang terlihat dilakukan Dinas Bina Marga DKI Jakarta pada sejumlah ruas jalan Ibu Kota dipertanyakan para pengguna jalan. Kondisi Jalan Cikini Raya, Jumat (2/8/2019). 

Perbaikan jalan yang terlihat dilakukan Dinas Bina Marga DKI Jakarta pada sejumlah ruas jalan Ibu Kota dipertanyakan para pengguna jalan.

Pasalnya, kondisi jalan dalam keadaan mulus justru dikeruk, padahal tidak terlihat adanya lubang atau tambal sulam aspal.

Seperti halnya Jalan Matraman Raya dari arah Jatinegara menuju Senen, tepatnya mulai dari Kantor Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur hingga depan Toko Buku Gramedia Matraman, Matraman, Jakarta Timur pada Kamis (1/8/2018).

Kondisi jalan berlapis aspal yang semula mulus itu terlihat dipotong dan dikeruk setebal lebih dari 15 cm.

Akibatnya, kontur permukaan jalan bergaris tidak rata, elevasi yang cukup tinggi pada ujung kerukan dinilai sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor.

 Warga Twitter BLOKIR Atta Halilintar Ramai-ramai, Tolak #Atta Jadi Trending Topic Hari Ini

 Viral, Pria Curhat Setelah Istrinya Meninggal Lahirkan Anak Kedua, Fotonya Masih Tersenyum

 Sambil Terisak, Isa Bajaj Menceritakan Detik-detik Meninggalnya Agung Hercules

Angga, salah satu pengendara sepeda motor mempertanyakan alasan jalan yang masih dalam kondisi baik justru dibongkar petugas.

Sebab, bukan hanya berbahaya bagi pengguna jalan, kondisi jalan memicu kemacetan semu imbas dari melambatnya laju kendaraan.

Selain itu, pembongkaran jalan mulus katanya merupakan pemborosan anggaran.

Padahal, anggaran dapat dialokasikan untuk pengaspalan jalan permukiman ataupun program kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lainnya.

"Lagian kenapa dibongkar, padahal masih bagus. Ini yang namanya buang-buang anggaran, kan mubazir," ungkapnya ditemui tidak jauh dari lokasi pada Kamis (1/8/2019).

 Agung Hercules Meninggal karena Kanker Otak, Orang yang Bekerja di Tempat Ini Sangat Beresiko

 Sopir Truk Kecelakaan Maut Diamankan Polisi, Berikut Hasil Test Urinenya

 Calon Dokter Spesialis Bedah Saraf di Bandung Jadi Pemasok Ganja ke Aktor Jefri Nichol

Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho menyebutkan, pembongkaran jalan bukan semata untuk perbaikan, tetapi penyesuaian ketinggian jalan dengan trotoar yang hendak dibangun di sepanjang Jalan Matraman Raya.

Oleh karena itu, sejumlah jalan yang bersinggungan dengan Kegiatan Strategis Daerah (KSD) peningkatan pedestrian, seperti kawasan Kemang Raya, Jalan Kramat Raya, Jalan Raya Salemba, Jalan Dr Satrio dan kawasan Cikini akan ditinggikan.

"Sehingga pada saat pedestrian ditingkatkan, jalan sudah bagus," kata Harri Nugroho saat dihubungi kemarin.

Harri menjelaskan, perbaikan jalan yang dilakukan dengan aspal merupakan penanganan permanen dengan sistem recycling atau mengupas lapisan aspal hingga bagian pondasi.

 Dokter Gigi Romi Inget Perjuangan Suami Beton Jalan Menuju Puskesmas, Membuatnya Meneteskan Air Mata

 Wali Kota Depok Ancam Hentikan Aktivitas Truk Tanah Tol Desari, Ini Alasannya

Sedangkan betonisasi, pihaknya hanya melakukan di jalanan yang kerap rusak akibat genangan air, seperti di kawasan Jakarta Utara.

"Perbaikan hampir di semua jalan yang terdapat trotoar baru ditingkatkan," ungkapnya. (dwi)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved