Pasar Uang
Trading Forex, Berikut Analisis Pair EUR/USD Hari Ini
Pada perdagangan akhir pekan lalu, pasangan euro dan dollar AS atau pair EUR/USD melemah dan dinilai hanya bersifat sementara.
Pelemahan pasangan kurs EUR/USD cenderung lebih lunak, ketimbang tekanan usai Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan menahan suku bunga acuannya pada Kamis (25/7/2019).
Potensi pemangkasan suku bunga yang lebih kecil tersebut, tentunya memberikan sentimen positif bagi kurs dollar AS.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Pada perdagangan akhir pekan lalu, pasangan euro dan dollar AS atau pair EUR/USD melemah.
Akan tetapi pelemahan pair EUR/USD dinilai hanya bersifat sementara.
Meskipun secara teknikal cenderung moderat, pergerakan pasangan kurs euro dan dolar AS berpeluang untuk menanjak dan menuju ke area bullish.
• Trading Forex, Bagaimana Pergerakan Kurs EUR/GBP Hari Ini?
Berdasarkan data Bloomberg pada Sabtu (27/7/2019) yang dikutip dari Kontan diketahui pasangan atau pair EUR/USD masih mencatatkan koreksi tipis yakni 0,17 persen ke level 1,1128 dari penutupan hari sebelumnya 1,1147.
Analis Maxco Futures, Suluh Adil Wicaksono, mengatakan, pelemahan pasangan kurs EUR/USD cenderung lebih lunak, ketimbang tekanan usai Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan menahan suku bunga acuannya pada Kamis (25/7/2019).
Ini karena, pasar sebelumnya meyakini bahwa Gubernur ECB Mario Draghi bakal memberikan sinyal kuat pemangkasan suku bunga acuannya dalam waktu dekat.
• Ketegangan Amerika Serikat dan China Masih Akan Terus Berlanjut?
Di sisi lain, data ekonomi Amerika Serikat cenderung positif. Hal ini memperkecil peluang bagi The Federal Reserve (The Fed) untuk memangkas suku bunga acuannya secara agresif di akhir Juli ini.
Asal tahu saja, sebelumnya pasar optimistis The Fed bakal menerapkan kebijakan pelonggaran moneter secara agresif dengan memangkas suku bunga acuan hingga 50 basis poin.
"Dengan data ekonomi Amerika Serikat yang cenderung positif, sekarang pasar tengah menunggu berapa besaran suku bunga yang bakal dipangkas. Kemungkinan hanya 25 bps," kata Suluh kepada Kontan.co.id, Sabtu (27/7/2019).
• Investor Saham Kawakan, Lo Kheng Hong Punya Daftar Saham Tersendiri
Potensi pemangkasan suku bunga yang lebih kecil tersebut, tentunya memberikan sentimen positif bagi kurs dollar AS.
Akibatnya, EUR justru kembali tertekan oleh penguatan USD tersebut.
Posisi kurs EUR yang cenderung sudah melemah banyak tersebut, dinilai Suluh sebagai salah satu alasan ECB belum memberikan sinyal kuat untuk pemangkasan suku bunga acuannya.
• Alasan Orang Terkaya Memiliki Saham Bank Senilai Rp 406 Triliun
Namun, jika dilihat secara teknikal harga EUR terhadap USD sudah cukup murah, sehingga investor direkomendasikan untuk beli saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/perdagangan-eurusd.jpg)