Pendidikan
Masa Karantina Paskibraka Nasional 2019, Tak Boleh Pakai Gawai Sebulan
Salah satu alasan diberlakukannya aturan itu, akan mengganggu konsentrasi para anggota Paskibraka dan tak serius berlatih.
Penulis: Rangga Baskoro |
Para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2019 mulai menjalani karantina ketat sejak 25 Juli lalu.
Salah satu aturan yang harus dipatuhi 68 anggota Paskibraka yang akan bertugas pada pengibaran bendera di Istana Merdeka pada 17 Agustus mendatang, itu antara lain tidak boleh menggunakan gawai.
Larangan menggunakan gawai itu berlaku sejak 25 Juli lalu hingga 30 hari ke depan.
Mereka baru boleh kembali menggunakan gawai pada 26 Agustus 2019.
Hal itu diungkapkan Pembina Paskibraka Nasional 2019, Wahyu Saputra, saat ditemui di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga (PP PON) Cibubur, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019).
"Saat pembukaaan di hari pertama mereka sampai di pemusatan latihan, kami langsung kumpulkan semua handphone. Tidak ada komunikasi dengan dunia luar, fokus belajar di sini, jadi tidak terganggu," kata Wahyu.
Dia memastikan, tak ada satu pun anggota Paskibraka Nasional 2019 yang dapat menyentuh gawainya selama 24 jam dalam tenggang waktu 30 hari lamanya.
Meski begitu, komunikasi para anggota Paskibraka Nasional 2019 dan orangtuanya masih tetap bisa dilakukan, karena para orangtua diizinkan menjenguk di PP PON Cibubur.
"Pada saat waktu berkunjung yang ditentukan, silakan saja. Bagi anggota Paskibraka yang rumahnya di Jakarta memang lebih mudah dibandingkan yang di luar daerah, harus keluar biaya transportasi," ujar Wahyu.
Pelatih Paskibraka Nasional 2019 Letkol Amar membenarkan tentang larangan menggunakan gawai bagi 68 anggota Paskibraka yang mewakili 34 provinsi di Indonesia itu.
Salah satu alasan diberlakukannya aturan itu, akan mengganggu konsentrasi para anggota Paskibraka dan tak serius berlatih.
"Bisa saja dia hanya main game dan segala macam, sehingga nanti tidurnya terlalu malam. Harapan kami, biar mereka konsentrasi dalam kegiatan, siang maupun malam hari," ujar Amar.
Selain menjalani karantina, seluruh anggota Paskibraka Nasional 2019 juga harus menjalani jadwal kegiatan yang padat sejak pagi hingga malam.
Aktivitas mereka dimulai pada pukul 04.00 WIB, bangun dari tidur dan bersiap untuk melaksanakan ibadah pagi.
Latihan dimulai pada pukul 07.00 WIB, dan akan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, dengan diselingi waktu istirahat.
Pada pukul 22.00 WIB, seluruh anggota Paskibraka sudah harus kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/paskibraka.jpg)